Kukar, medianasional.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) meminta seluruh sekolah dasar yang telah menerima bantuan alat peraga pendidikan untuk memanfaatkannya secara maksimal dalam proses belajar mengajar.
Alat peraga tersebut dinilai sebagai sarana penting dalam mendukung peningkatan mutu literasi dan numerasi di tingkat sekolah dasar.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Pendidikan SD Disdikbud Kukar, Ahmad Nurkhalis, dalam pembukaan Workshop Penguatan Literasi dan Numerasi yang digelar di Hotel Grand Fatma, Tenggarong, Senin (30/6/2025).
Dalam sambutannya, Nurkhalis mengingatkan sekolah-sekolah untuk tidak menganggap bantuan tersebut sebagai formalitas, tetapi sebagai alat bantu konkret dalam mewujudkan pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna.
“Sekolahnya sudah menerima bantuan alat peraga pendidikan, tolong diperiksa baik-baik kotaknya, dicek kelengkapannya. Mumpung masih ada tanggung jawab dari penyedia,” ujarnya saat diwawancarai, pada Selasa (1/7/2025).
Menurut Nurkhalis, alat peraga yang diberikan bukan hanya untuk memperindah ruang kelas, melainkan harus digunakan secara aktif sebagai media pembelajaran interaktif.
Dengan pemanfaatan yang tepat, alat peraga ini dapat menjadi pemicu semangat belajar bagi siswa, sekaligus mendukung pelaksanaan kurikulum Merdeka Belajar yang menekankan pendekatan aktif dan menyenangkan.
“Tujuan kita memang menjadikan ini sebagai alat bantu dan penyemangat belajar,” katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa kunci dari penguatan literasi dan numerasi bukan hanya pada materi pelajaran, tetapi juga pada metode penyampaian yang menyenangkan. Melalui alat peraga, guru bisa menciptakan suasana belajar yang lebih hidup dan membuat siswa lebih mudah menyerap konsep-konsep dasar.
“Pembelajaran yang menyenangkan menjadi kunci agar literasi dan numerasi bisa lebih mudah diserap siswa,” jelasnya. (ADV)





