Dinkop dan UM Kabupaten Tulungagung Menggelar Saresehan Perkoperasian, Peringati Harkop ke – 77

Tulungagung460 Dilihat

Tulungagung, Medianasional.id – Dalam rangka memperingati Hari Koperasi yang ke-77 tahun 2024 Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Dinas Koperasi dan UM menyelenggarakan Saresehan perkoperasian yang dilaksanakan di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso Kabupaten Tulungagung, Rabu (21/8/2024) malam.

Hadir dalam kegiatan Saresehan perkoperasian diantaranya Forkopimda, OPD, Dekompinda, Narasumber, Panita hari koperasi nasional, pengawas, manajer dan penggerak koperasi di kabupaten Tulungagung.

Sekda Tulungagung, Drs.Tri Hariadi, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan, “Kita menyadari untuk perekonomian saat ini secara umum belum berjalan dengan optimal dan perlu perjuangan yang membutuhkan energi, karena dampak dari covid-19 cukup berpengaruh dalam kehidupan bermasyarakat. Keadaan ini juga dialami oleh Koperasi dan UMKM,” ungkapnya.

“Oleh karena itu tepat sekali tahun ini dalam memperingati hari koperasi nasional mengambil tema, Koperasi sebagai ekosistem untuk konsilidasi, akselerasi dan eskalasi ekonomi mikro dan kecil.
Dan di breakdown menjadi tema saresehan perkoperasian hari ini menjadi, strategi penguatan koperasi untuk kesejahteraan anggota dan masyarakat”, katanya.

Selanjutnya, “Peringatan hari koperasi yang ke – 77 ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan bagaimana agar peran koperasi di masyarakat menjadi strategis dalam menjawab tantangan kritis dan tidak kepastian,” jelasnya.

Sementara itu di tempat yang sama Kepala Dinas Koperasi dan UM Kabupaten Tulungagung, Dr.Slamet Sunarto,M.Si., juga menyampaikan, “sebelumnya saya tidak lupa mengucapkan banyak – banyak terimakasih kepada seluruh insan penggerak koperasi dimana pun berada yang tidak kenal menyerah dan semua hadirin yang datang di acara sarasehan perkoperasian ini,” ujarnya.

“Dimana kita saat membutuhkan lebih banyak lagi masyarakat yang berkoperasi,baik di bidang simpan pinjam dan jasa keuangan, maupun yang bergerak di bidang riil, sektor produktif yang mampu mengoptimalisasi kan pengelolaan sumber daya alam agar lebih adil, merata dan menyejahterakan”, ucapnya.

Slamet juga menyampaikan banyak potensi koperasi yang bisa dikembangkan di sektor riil, seperti dari sektor pertanian, peternakan, perikanan, perdagangan,jasa , pariwisata dan lainnya.

“Dengan harapan semangat berkoperasi ini kita tularkan pada generasi muda, untuk itu kita membutuhkan lebih banyak lagi koperasi – koperasi yang menyediakan inovasi dan teknologi agar menjadi ekosistem usaha yang lebih menjanjikan di kalangan anak muda untuk berkiprah,” ucapnya.

“Kami berharap dengan banyak diskusi dan kajian-kajian yang bersifat intelektual untuk kemajuan wawasan perkoperasian seperti saresehan ini,hal ini sangat penting untuk membangun literasi perkoperasian di kabupaten Tulungagung”, harapnya.

“Adanya kolaborasi pemerintah Kabupaten Tulungagung dengan insan gerakan koperasi merupakan kata kunci sukses dan berkembang nya koperasi di kabupaten Tulungagung. Oleh karena itu sinergitas ini perlu terus tumbuh dikembangkan dalam upaya untuk menciptakan koperasi yang berkualitas dan anggota koperasi yang jaya serta masyarakat yang sejahtera”, pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses