Dewi Kajii Culture Fest 2026 Padukan Pelestarian Budaya dan Penguatan Ekonomi Lokal

DI.Yogyakarta540 Dilihat

BANTUL, medianasional.id – Ketua Komisi B DPRD DIY Andriana Wulandari, S.E., M.I.P. mengapresiasi pelaksanaan Dewi Kajii Culture Fest 2026 yang digelar di Kadisoro, Kalurahan Gilangharjo, Kapanewon Pandak, Kabupaten Bantul.

Festival yang mengusung tema “Manunggaling Rasa Luhuring Budaya” tersebut dijadwalkan berlangsung pada 25–27 September 2026. Kegiatan ini memadukan berbagai potensi seni budaya, pariwisata, komunitas, serta ekonomi kreatif masyarakat.

Andriana mengatakan, kegiatan berbasis masyarakat seperti Dewi Kajii Culture Fest memiliki nilai penting dalam upaya pelestarian budaya sekaligus pengembangan desa wisata dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Kami mengapresiasi kegiatan Dewi Kajii Culture Fest. Kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi ruang untuk melestarikan budaya, tetapi juga dapat menggerakkan ekonomi masyarakat melalui desa wisata, UMKM, dan berbagai potensi lokal yang dimiliki masyarakat,” ujar Andriana.

Menurutnya, pengembangan pariwisata berbasis budaya dan komunitas merupakan salah satu aspek yang perlu terus diperkuat. Kegiatan festival di tingkat masyarakat dinilai dapat menjadi ruang untuk memperkenalkan potensi lokal sekaligus membuka peluang bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif.

Rangkaian Dewi Kajii Culture Fest 2026 menghadirkan beragam agenda, di antaranya pertunjukan Reog Wayang Kadisoro, Jathilan, Gedruk Gandaruwo, kontes ikan hias tingkat nasional, festival layang-layang, serta bazar UMKM.

Andriana berharap kegiatan tersebut dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat dan komunitas lokal. Dengan demikian, festival tidak hanya berlangsung sebagai agenda tahunan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan sosial yang lebih luas bagi masyarakat.

Sementara itu, Markus Purnomo Adi, S.E., Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Muda pada Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul,menyampaikan,

Dewi Kajii Culture Fest 2026 diharapkan menjadi ruang pertemuan antara seni budaya, komunitas, pariwisata, dan ekonomi kreatif. Selain menjadi sarana pelestarian budaya, ujarnya,

 

kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi Kadisoro dan Kalurahan Gilangharjo kepada masyarakat yang lebih luas.

Melalui kolaborasi antara masyarakat, komunitas, pemerintah, pelaku UMKM, dan berbagai pihak terkait, festival tersebut diharapkan dapat memperkuat daya tarik wisata berbasis budaya sekaligus mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi lokal di wilayah Gilangharjo, Pandak, Bantul.katanya, imbuhnya.(red).

 

 

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses