BUMDes Ngudi Sejatera Ngunut, Pernah Masuk 13 Nominasi BUMdes Digital Tingkat Nasional

254 views

 

Tulungagung, Medianasional.id – Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Desa Ngunut Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung mengadakan kegiatan Sarasehan Revitalisasi Bumdes di masa pandemi Covid-19.

Acara Kegiatan di laksanakan di Aula Desa Ngunut,Kamis (13/08/20).

Dalam acara kegiatan di hadiri oleh Kepala Dinas DPMPD Kabupaten Tulungagung,Camat Ngunut,Kepala Desa Ngunut,pendamping ahli Bumdes ngunut dan pengurus dari18 Bumdes se-kecamatan ngunut.

Ketua Bumdes Desa Ngunut yang juga Ketua Forum Bumdes Se Kecamatan Ngunut,Joko Ibrahim. S. Fil I, M. Ud saat di konfirmasi menyampaikan bersama ini, saya mewakili pengurus bumdes ngudi sejahtera ngunut, akan memberikan notulesi tentang kegiatan Revitalisasi Bumdes di masa pandemi covid 19.

“Kami sampaikan bahwa, ada beberapa hal yang perlu untuk dipertegas mengenai ide maupun latar berlakang sarasehan ini berlangsung di Desa Ngunut yakni , Pertama Kegiatan ini merupakan kegiatan penguatan kelembagaan bumdes”,katanya.

Joko Ibrahim menambahkan,Bumdes sebagai salah satu lembaga desa, berkewajiban untuk melakukan peningkatan produktifitas kerja maupun kegiatan, hal ini agar dapat mewujudkan pemerintahan yang bersih demokratis, transparan, informatif, aspiratif.

“Sehingga,jangan sampai BUMDes hanya menjadi sebuah instruksi semata yang setelah terbentuknya langsung dilepaskan untuk berjalan sendiri tanpa ada perhatian, pengawasan untuk berkembang dan tanpa di dukung masyarakat desa”,tambahnya.

Lanjut Joko Ibrahim,Kegiatan sarasehan ini untuk merespon situasi bumdes ngunut sendiri dan juga bentuk solidaritas sesama pengelola bumdes se Kecamatan Ngunut untuk bersama sama,membangun semangat dalam mengelola bumdes yang baik. Terlepas dari situasi kebumdesan yang ada sekarang, ada, yang baru berdiri, mangkrak, mati suri, ataupun tidak jelas.

“Situasi perbumdesan di masa pandemi covid-19 dalam masa sulit, bahkan yang telah berkembang dan maju juga berdampak, kehidupan ekonomi bumdesnya berjalan lesu dan tidak biasanya. Kegiatan usahanya berdampak, pemotongan 50 % sistem kerja 15 hari, bahkan banyak tempat produksi terpaksa merumahkan bahkan me PHK para pekerjanya.

Untuk itulah, bumdes harus segera merevitalisasi diri, dalam pengertian menindak lanjuti lagi untuk menghidupkan atau menggiatkan kembali sesuatu agar menjadi penting dan perlu berdasarkan kajian dan evaluasi yang menyeluruh tentang dinamika lembaga maupun organisasi, baik yang berhubungan dengan penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas pengurus, sistem adminitrasi maupun laporan keuangan serta penguatan program usaha,” tuturnya.

Joko Ibrahim juga menjelaskan, untuk peserta sarasehan diikuti sebanyak 18 BUMDes se kecamatan Ngunut.

“Yang memprakarsai BUMDes Ngunut. Dikarenakan ada sebuah instruksi yang kita terima setelah kita menjadi nominasi BUMDes digital tingkat Nasional,” jelasnya.

Ketua BUM Des Ngunut, Joko Ibrahim yang sudah pernah mewakili Kabupaten Tulungagung menjadi nominasi BUMDes digital tingkat Nasional, BUMDes Ngudi Sejahtera Ngunut ingin berbagi ilmu untuk bersama membangkitkan kembali BUMDes di masa pandemi covid-19.

Joko Ibrahim berharap, dengan giat sarasehan revitalisasi BUMDes ini bisa memotivasi semua BUMDes se kecamatan Ngunut.

“Yang pertama bisa timbul pengetahuan dan pengalaman baru, yang kedua adalah timbulnya semangat baru untuk bergerak bekerja lebih giat dan dapat berkonsolidasi untuk mewujudkan perekonomian BUMDes,” harapnya.

Joko Ibrahim yang sekaligus ketua forum BUMDes Kecamatan Ngunut ini menandaskan, menurut dia, program yang up to date sekarang yakni program berbasis digital. Dalam mengelola usahanya, semua BUMDes harus siap melakukan transformasi usaha yang dulunya manual diharapkan bisa mengadaptasi diri menjadi BUMDes berbasis digital/secara online.

“Kita harus memulai sebuah tatanan baru dalam bekerja. Jadi BUMDes sekarang harus memakai basis online tetapi tidak meninggalkan kearifan lokal dan BUMDes harus siap menjadi konsolidator produk-produk unggulan yang ada di desa,” tandasnya.

Sementara, Kepala Desa Ngunut, Abdullah juga berharap kedepannya BUMDes harus mampu bergerak cepat menyalurkan program programnya, terlebih, pada masa pandemi covid-19 seperti saat ini.

“Karena apa,hal-hal semacam ini BUMDes harus bergerak cepat dalam arti untuk regulasi, menampung aspek dari hasil UMKM kerajinan dan sebagainya supaya bisa menjadi harapan kedepannya untuk desa,” harapnya.

 

Reporter : (Arsoni).

Editor : Aulia Trisia

DomaiNesia

Tulungagung

Penulis: 
author

Posting Terkait

Tinggalkan pesan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.