Biro Perekonomian Maluku luncurkan Aplikasi TAGEPE untuk Pengembangan Ekonomi Berkelanjutan

Ambon1255 Dilihat

Ambon, medianasional.id – Pada Senin (17/7/23), Pemerintah Provinsi Maluku melalui Biro Perekonomian mengadakan Rapat Koordinasi Energi Terbarukan dan meluncurkan aplikasi “Data Terintegrasi Pengembangan Ekonomi” (TAGEPE) di Lantai 8 Hotel Golden Palace Ambon. Rapat tersebut dihadiri oleh pejabat terkait dan narasumber yang membahas pembangunan ekonomi berkelanjutan di Provinsi Maluku.

Sekretaris Daerah Maluku, Ir. Sadali IE, M.Si, IPU, secara resmi membuka rapat tersebut dan memberikan apresiasi atas sinergitas antara Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam mewujudkan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Maluku. Kegiatan ini juga sejalan dengan Surat Edaran Gubernur Maluku Nomor 40-087 Tahun 2021 yang mewajibkan setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memiliki minimal satu inovasi.

Sekda juga mengajak seluruh OPD Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk memanfaatkan aplikasi TAGEPE sebagai sistem pengelolaan data yang terpadu, lengkap, valid, terukur, dan dapat di pertanggungjawabkan. Dengan adanya aplikasi ini, diharapkan perumusan kebijakan ekonomi daerah akan didasarkan pada data yang akurat dan menjadi sumber perencanaan program untuk meningkatkan ekonomi berkelanjutan. Aplikasi TAGEPE juga akan mendukung dorongan ekonomi berbasis kearifan lokal di setiap daerah di Provinsi Maluku.

Dengan adanya rapat koordinasi dan peluncuran aplikasi TAGEPE ini, diharapkan tercipta sinergitas yang kuat antara Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam pengelolaan energi terbarukan serta peningkatan tata kelola data ekonomi yang valid. Hal ini diharapkan, dapat berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Maluku. Dengan upaya ini, maka akan memajukan sektor ekonomi dan mencapai pembangunan yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses