Beberapa Poin Penting Pidato Kenegaraan Pertama Presiden Prabowo Subianto

Jakarta728 Dilihat

Jakarta, Medianasional.id | Gedung MPR RI menjadi saksi bersejarah bagi Pelantikan Prabowo Subianto sebagai Presiden Republik Indonesia Periode 2024-2029. Acara yang berlangsung megah ini dihadiri oleh berbagai Pemimpin Negara dan Delegasi Internasional dari 33 Negara, termasuk Brunei, Filipina, Malaysia, Singapura, dan Korea Selatan. Utusan dari Negara-negara besar seperti Amerika Serikat, Inggris, Rusia, China, India, dan Jepang juga turut hadir dalam Seremoni tersebut. Minggu (20/10/2024).

Dalam pidato perdananya Presiden Prabowa Subianto menyinggung banyak hal yang menyangkut kemajuan Negara Indonesia kedepannya, dengan menyebutkan poin poin penting yang akan menjadi agenda kepemimpinannya antara lain ;

1. Korupsi membahayakan negara.
2. Korupsi melanda pejabat di segala tingkatan.
3. Banyak pengusaha yang tidak nasionalis karena turut korupsi.
4. Kita harus benar- benar berantas korupsi di segala bidang.
5. Semua pejabat mulai dari atas harus memberi contoh pejabat yang benar-benar bersih.
6. Jangan terburu-buru senang dengan angka statistik.
7. Masih banyak anak-anak yang berangkat sekolah tidak sarapan, tidak mampu beli pakaian seragam.
8. Kita harus berani mengakui kenyataan di negeri ini.
9. Paling lambat 4-5 tahun kita harus bisa swasembada pangan.
10. Kita harus siap swasembada energi.
11. Jadikan sumber nabati, air termahal sebagai sumber energi.
12. Kami akan fokus kepada swasembada energi.
13. Subsidi harus sampai langsung kepala keluarga yang menerima.
14. Kita harus lakukan hilirasi di semua lini produksi.
15. Kita harus menciptakan nilai tambah dan perlu adanya kerjasama bersatu untuk membuat benteng yang kokoh.

Demokrasi kita harus demokrasi yang santun yang sesuai dengan adat budaya Indonesia, Demokrasi yang kalau bertarung tanpa membenci, koreksi tanpa caci maki, dan tidak munapik.

Rakyat harus cukup sandang pangan papan dan setiap pemimpin harus bekerja untuk rakyat bukan untuk keluarga, kerabat atau orang lain. Rakyat harus bebas tidak takut dengan kemiskinan, kebodohan dan lain lain.

Masih ada rakyat di usia 70 tahun yang menarik becak dan hal ini bukan ciri-ciri bangsa yang merdeka, maka dari itu Kita harus menjaga kekayaan sumber alam kita, dan Jangan mau dihargai murah.

Intinya ayo kita bersatu, Politik luar negeri kita tetap bebas aktif, “non align country, we want to be a good neighbour.” Seribu kawan terlalu sedikit, 1 lawan terlalu banyak.

Dalam penghujung pidatonya Presiden Prabowo Subiantao, mengajak semua rakyat Indonesia untuk bersatu saling bergandengan tangan, semoga ini semua bisa terwujud.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses