Jakarta, Medianasional.id – Dalam mempelajari tata bahasa Inggris, sering kali kita menemui kata “which” dan “that” yang terlihat serupa namun ternyata memiliki perbedaan makna dan fungsi yang signifikan. Meskipun keduanya kerap dipakai untuk menghubungkan dua bagian kalimat, pemilihan antara “which” dan “that” ternyata tidak bisa sembarangan, terutama dalam tulisan formal dan akademik.
Mengetahui kapan harus menggunakan “which” atau “that” merupakan keterampilan penting yang sering diabaikan dalam pembelajaran bahasa Inggris. Artikel ini akan membahas secara mendalam perbedaan “which” dan “that”, termasuk kaidah penggunaannya dalam restrictive dan non-restrictive clause, serta memberikan berbagai contoh kalimat yang dapat memperjelas pemahaman Anda.
Pengertian Restrictive dan Non-Restrictive Clause
Sebelum memahami perbedaan “which” dan “that”, kita harus memahami dua jenis klausa relatif: restrictive clause dan non-restrictive clause.
Restrictive clause adalah klausa yang sangat penting untuk makna kalimat. Jika dihapus, maka makna kalimat bisa menjadi tidak jelas atau berubah. Klausa ini tidak dipisahkan dengan koma dan biasanya menggunakan “that”.
Non-restrictive clause adalah klausa tambahan yang memberikan informasi ekstra. Informasi ini bisa dihilangkan tanpa mengubah makna utama dari kalimat. Klausa ini selalu dipisahkan dengan koma dan menggunakan “which”.
Contoh:
- The book that I borrowed was interesting. (Restrictive – hanya buku yang saya pinjam yang menarik)
- The book, which I borrowed yesterday, was interesting. (Non-restrictive – informasi kapan saya meminjamnya hanya tambahan)
Aturan Penggunaan “That”
“That” digunakan untuk memperkenalkan restrictive clause. Dalam hal ini, informasi yang menyusul setelah “that” merupakan bagian penting dari identitas subjek. Kata ini tidak didahului oleh koma.
Contoh kalimat:
- The car that she bought is very fast.
- Students that study regularly often perform better in exams.
- The movie that we watched last night was a thriller.
Dalam semua contoh di atas, klausa yang diawali dengan “that” menjelaskan secara spesifik subjek yang dimaksud.
Aturan Penggunaan “Which”
“Which” digunakan untuk memperkenalkan non-restrictive clause. Klausa ini hanya memberikan informasi tambahan dan tidak mengubah makna dasar kalimat jika dihilangkan. Oleh karena itu, harus selalu didahului dan diakhiri dengan koma.
Contoh kalimat:
- My laptop, which I bought in Singapore, is very lightweight.
- The Eiffel Tower, which is located in Paris, is a popular tourist destination.
- Her dress, which was custom-made, drew a lot of attention.
Klausa ini hanya memberikan keterangan tambahan dan tidak menentukan identitas subjek utama.
Kesalahan Umum dalam Penggunaan “Which” dan “That”
Salah satu kesalahan paling umum yang dilakukan penutur non-native adalah menukar penggunaan “which” dan “that” tanpa memperhatikan fungsi klausa. Misalnya, menggunakan “which” dalam klausa yang seharusnya bersifat restrictive dapat menyebabkan ambiguitas.
Contoh salah:
- The files which are in the drawer belong to Mr. Hasan. (Tidak tepat karena tidak menggunakan restrictive clause)
Contoh benar:
- The files that are in the drawer belong to Mr. Hasan.
Kesalahan seperti ini dapat mengganggu kejelasan informasi, terutama dalam konteks tulisan profesional.
Perbedaan Gaya Bahasa British dan American
Dalam bahasa Inggris British, penggunaan “which” dalam restrictive clause kadang dianggap dapat diterima, meskipun “that” tetap disarankan untuk menjaga konsistensi dan kejelasan. Di sisi lain, dalam bahasa Inggris American, penggunaan “that” untuk restrictive clause dan “which” untuk non-restrictive clause merupakan aturan baku.
Oleh karena itu, sangat penting untuk memahami konteks dan jenis bahasa Inggris yang digunakan, terutama saat menulis untuk keperluan akademik atau profesional.
Menguasai perbedaan antara “which” dan “that” bukan sekadar soal teori, tetapi juga praktik yang akan memengaruhi kemampuan menulis Anda dalam bahasa Inggris secara signifikan. Penggunaan kata sambung yang tepat membantu menyampaikan informasi secara akurat, menghindari ambiguitas, serta menunjukkan tingkat profesionalisme dalam komunikasi tertulis.
Latihan Penggunaan “Which” dan “That”
Berikut adalah beberapa latihan sederhana untuk menguji pemahaman Anda:
- The phone ___ I lost yesterday was brand new.
- My office, ___ is on the 7th floor, has a great view.
- The people ___ live next door are very friendly.
- His book, ___ he wrote during the pandemic, became a bestseller.
Jawaban:
- that
- which
- that
- which
Mengembangkan Kemampuan Bahasa Inggris dengan Kursus yang Tepat
Bagi Anda yang serius ingin meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris secara menyeluruh, memilih program pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan sangatlah penting. Anda bisa mempertimbangkan kursus bahasa Inggris di Jakarta Barat yang menawarkan metode belajar fleksibel dan hasil yang terukur. Jika Anda memiliki gaya belajar yang unik dan membutuhkan perhatian penuh, les privat intensif dengan sistem tutor datang ke rumah dari Executive Education dapat menjadi solusi ideal. Dengan pendekatan personal dan program yang disesuaikan, proses belajar bahasa Inggris akan lebih efektif dan menyenangkan.
Perbedaan antara “which” dan “that” mungkin terlihat sepele, tetapi pemahaman yang benar akan memberikan dampak besar pada kualitas tulisan Anda. Ingat bahwa “that” digunakan dalam klausa penting (restrictive) tanpa koma, sedangkan “which” digunakan dalam klausa tambahan (non-restrictive) yang dipisahkan dengan koma. Dengan latihan dan pembiasaan, Anda akan semakin mudah menerapkan aturan ini dalam berbagai situasi komunikasi.
Jika Anda sering menulis dalam bahasa Inggris, baik untuk tujuan akademik maupun profesional, mulailah memperhatikan penggunaan “which” dan “that” secara tepat. Ini bukan hanya soal tata bahasa, tetapi juga bagian dari keterampilan komunikasi efektif yang harus dimiliki di era global saat ini.




