Anggota Polsek Baguala Ambon Diduga Aniaya Tahanan

Ambon680 Dilihat
Diduga pelaku penganiayaan.

Maluku, medianasional.id – Salah satu tahanan Polsek Baguala Ambon bernama Willem Parera diduga mengalami penganiayaan oleh anggota Polsek Baguala bernama Aipda Hendrik Hiwae pada 16 April 2022.

Istri korban penganiayaan Alfin Yulita Sipahelut/Parera pada saat dikonfirmasi awak medianasional.id, Senin (18/04) di ruangan SPKT Polda Maluku terkait dengan kasus penganiayaan yang dialami oleh suaminya, Yulita mengatakan bahwa pada tanggal (16/04/2022) Dia membawa makanan untuk suaminya di Polsek Baguala Ambon.

“Setibanya di dalam ruangan Polsek suasan ribut dengan suara musik yang diputar. Tiba-tiba keluar anggota polisi bernama Hendrik Huwae dari dalam ruangan dengan tidak berseragam polisi serta dalam kondisi mabuk, kemudian Hendrik bertanya mau kemana, saya jawab mau antar makanan ke suami saya,” jelasnya.

Lanjut Yanti menjelaskan, “setelah selesai saya memberikan makanan ke suami saya, lalu saya kembali ke rumah. Setelah tiba di rumah ada nada panggilan telepon saya berbunyi. Saya disuruh oleh salah satu petugas jaga Polsek Baguala Aipda Jon Maitimu untuk kembali ke Polsek untuk melihat kondisi suami. Setelah tiba di Polsek saya melihat kondisi lengan kedua tangan suami saya mengalami memar. Saya bertanya kenapa ini bisa terjadi, jawaban dari suami bahwa dia disiksa oleh salah satu anggota polisi yakni Hendrik Huwae,” ungkapnya.

“Hari ini saya hadir di Polda Maluku untuk membuat laporan polisi, harapan saya supaya pelaku bisa dijerat oleh undang- undang yang belaku di negara ini. Jangan seenaknya menyiksa masyarakat kecil. Jangan pakai atribut negara untuk menindas kami”, ujarnya.( Rl )

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses