ALMASTA Datangi Kantor DPRD, Terkait Tindak Lanjut Tuntutan Ganti PJ Bupati Tulungagung

Tulungagung798 Dilihat

Tulungagung, Medianasional.id – Aliansi Masyarakat Tulungagung (ALMASTA) datangi kantor DPRD bertujuan untuk konfirmasi terkait tindak lanjut tuntutan Almasta Jilid 2 yang di gelar di depan kantor DPRD Tulungagung, pada 26 Juni 2024 lalu.

Ketua Almasta Arsoni mengatakan kedatangan anggota ALMASTA ke kantor DPRD Tulungagung dalam rangka konfirmasi terkait tindak lanjut dokumen tuntutan Almasta saat demo jilid 2 lalu, yang sudah diberikan langsung oleh ketua Almasta kepada ketua DPRD Tulungagung.

“Tujuan kita datang ke kantor DPRD Tulungagung untuk menanyakan tindak lanjut tuntutan kita, yang sudah kita berikan kepada ketua DPRD Tulungagung Marsono, saat demo Almasta jilid 2 kemarin, tetapi para pimpinan DPRD Tulungagung saat ini tidak ada di tempat”, katanya, Rabu (21/8/2024).

“Yang ke dua kita juga ingin klarifikasi terkait adanya isu miring, dimana pimpinan Almasta sudah dikondisikan oleh pihak dewan”, imbuhnya.

Arsoni juga menyoroti sikap Pimpinan DPRD, yang telah mengusulkan satu nama PJ Bupati Tulungagung Heru Suseno ke Kemendagri.

“Kami sangat kecewa atas apa yang diusulkan oleh ketua DPRD Tulungagung terkait usulan satu nama PJ Bupati Tulungagung Heru Suseno ke Kemendagri, dimana Heru Suseno sudah pernah didemo berjilid – jilid oleh Almasta. Kami berharap untuk bisa diagendakan segera untuk ketemu langsung dengan ketua DPRD sebelum kegiatan pelantikan Anggota DPRD yang baru”, tandasnya.

Sementara Kabag umum Fendik saat ditemui oleh ALMASTA menyampaikan akan segera menindaklanjuti tuntutan ALMASTA kepada pimpinan.

“Nanti akan segera kita tindaklanjuti dan sampaikan tujuan Almasta ke kantor dewan ke pada pimpinan”, ujarnya.

“Semua Aspirasi yang temen – teman ALMASTA sampaikan disini nanti semua kita sampaikan ke pimpinan segera, karena saat ini para pimpinan masih ada kegiatan di Kemendesa”, pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses