
Batang, medianasional.id Atmosir piala dunia sepak bola 2018 yang berlangsung di Negara Rusia sampai auranya sampai ke Kabupaten Batang Jawa Tengah, Tak hanya kampung yang di sulap menjadi pernak -pernik nuansa bola, dalam Pilkada pemilihan gubernur dan wakil gubernur pun Tempat Pemungutan Suara ( TPS ) dan anggotanya kenakan kostum aksesoris bola.
Keunikan TPS tak pelak menjadi perhatian banyak orang tak terkecuali orang nomor satu di Kabupaten Batang, yang secara sengaja ingin melihat kreatif dan inovatif warga Petodanan Utara Kelurahan Proyonanggan Tengah Rabu ( 27/6/18). Kreatif kampung bola juga masuk sebagai juara dari televisi swasta nasional Karena keunikannya.
Bupati Batang Wihaji saat meninjau langsung keunikan TPS mengatakan, setelah kami bersama istri mencoblos di TPS 08 kelurahan Kauman Batang, bersama dengan Kapolres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga melakukan pemantaun di sejumlah TPS.
” Ada TPS yang unik yang bernuansa piala dunia sepak bola, dari anggota KPPSnya sampai perangkatnya pendukung simbol – simbol serba piala dunia,” kata Wihaji
Dengan keunikanya lanjutnya, bisa kita lihat partisipasi masyarakat untuk menggunakan hak pilihanya sangat antusias, ini bisa menjadi ikon pilgub Jateng yang memilki tagline pilgub becik tur nyenengke Bisa terwujud di Kabupaten Batang.
“Dari hasil pantauan masyarakat sangat antusias sekali, warga sudah mengerti bahwa pemilihan pilgub yang harus dilaksanakan demi pemerintah Jawa Tengah kedepan,” jelas Wihaji
Ketua KPPS TPS 08 Petodanan Utara Proyonanggan Tengah Riyanto mengatakan, TPS ala piala dunia merupakan ide kreatif warga yang sangat gemar sekali dan gila dengan sepak bola, sehingga Pilgub yang bebarengan dengan gelaran sepak bola piala dunia masyarakat mendirikan TPS bola.
” Momen sangat pas untuk mendatangkan para pemilih untuk antusias datang ke TPS dengan nuansa piala dunia mencoblos calon gubernur dan wakilnya,”katanya
Ia juga menjelaskan bahwa biaya untuk pembuatan TPS dan pernak perniknya biayanya mencapai satu juta lebih, yang semua biaya dari swadaya masyatakat.
” untuk sampai saat ini pukul 10.00 pemilih sudah sampai 70 persen lebih dengan DPT 494, kalau biasa pemilihan dengan TPS biasa antusias masyarakat berkurang karena tidak ada kesan.
Irawan selaku pemilih yang memiliki hak pilih di TPS tersebut mengatan, masyarakat sangat gila bola sehingga apa pun disini bernuansa bola, dari kampung yang kumuh disulap menjadi kampung bola dengan swadaya, dari rumah yang dicat dengan bendera peserta piala dunia.
” TPS nya unik sehingga saya sangat senang mencoblos pilgub, karena ada keanehan tersendiri dan kami memang pecinta bola,” terangnya
Jurnalis : Puji Leksono





