Waspada Musim Penghujan Ada 31 Kasus DB di Kabupaten Batang

Batang185 Dilihat

Batang,medianasional.id. Datangnya musim penghujan berpeluang besar adanya genangan air yang menyebabkan tumbuh kembanganya jentik nyamuk Demam Berdarah. Menyebabkan tingginya kasus demam berdarah di Kabupaten Batang yang dalam satu bulan ini mencapai 31 kasus berakibat satu orang meninggal dunia.

Menurut Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Farikhun saat melakukan Foging di Kelurahan Proyonangan Tengah ,Kecamatan Batang Kota Senin mengatakan, Untuk wilayah kabupaten Batang masuk dalam kawasan endemik Demam Berdarah (DB) meliputi wilayah Kecamatan Batang, Warungasem, Kandeman, Tulis, Subah, Banyuputih, Gringsing,” Jelas Farikhun.

Ia pun menuturkan bahwa saat ini permintaan fogging cukup banyak, karena keterbatasan alat dan minimnya petugas, kita hanya memiliki tiga petugas dan 6 alat karena minimnya petugas dan peralatan tidak serta merta kita langsung ada tindakan, tapi kalau sudah ada pelaporan dan permintaan kita jadawalkan.

Lebih lanjut Farikhun mengatakan, “kita prioritaskan yang ada kasus secepatnya akan melakukan tindakan fogging, seperti Kemarin hari Sabtu (2/2) kita lakukan Foging di Desa Botolambat ,Kecamatan Kandeman karena sudah ada pelaporan dan kasus DB yang berakibat meninggal dunia,” Jelasnya.

Mengacu dari data di 15 kecamatan hanya kecamatan Gringsing, Blado, Reban yang belum ada kasus DB, namun demikian belum tentu juga tidak ada karena data tersebut laporan dari pihak rumah sakit yang ada di kabupaten Batang.

Untuk itu saya akan membuat surat ke rumah sakit di luar Kabupaten Batang, kalau ada warga Batang yang terkena DB untuk segera dilaporkan ke dinkes sehingga kita segera melakukaan tindakan cepat Fogging,” ungkapnya.

Lanjut Farikhun berharap kepada masyarakat di kabupaten Batang untuk peduli terhadap lingkungan sekitar kita, sebab lingkungan yang kotor adalah salah satu penyebab adanya endemik wabah Demam Berdarah.
” Apabila masyarakat sadar akan kebersihan lingkungannya endemik DB tidak akan ada, apalagi saat sekarang ini lagi musim penghujan yang menyebabkan banyaknya genangan air yang menyebabkan tumbuh berkembangya wabah DB, “jelasnya.

Di tempat terpisah Bupati Batang Wihaji juga meminta kepada Dinkes Kabupaten Batang, untuk segera melakukan fogging terutama di daerah – dearah yang kemarin terdampak banjir.
“Kalau memang desa atau kelurahan terdampak banjir perlu di fogging, segeralah melaporkan segara agar dilakukan tindakan pencegahan, hal ini agar tidak memperbanyak kasus DB.” pinta Bupati

Dengan melakukan Pengasapan sebuah teknik yang dipakai untuk membunuh sarang serangga yang melibatkan pemakaian semprotan pestisida murni yang diarahkan oleh sebuah pompa udara. Dalam beberapa kasus, uap air panas dipakai untuk menyemprot dan didiamkan dalam waktu yang lama. Sementara ini pencegahan melalui pengasapanlah yang paling bisa dirasakan manfaatnya.

Reporter : Puji Leksono.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses