
Bogor, Medianasional.id – Sosialisasi Penanangan Covid-19 melalui vaksinasi massal yang dicanangkan secara nasional agar tercipta Herd Immunity bagi Masyarakat sehingga melalui vaksin ini, negara hadir melindungi dan memastikan kesehatan masyarakat Indonesia segera membaik walau ditengah Pandemi Covid-19.
Seperti halnya vaksin yang berlangsung di halaman kantor Kecamatan Ciomas pada Senin (26/07) yang dimulai pukul 08.10 – 17.22 WIB berlangsung dengan pengawasan Prokes dimana pintu masuk dijaga petugas dan sarana-prasarana Prokes disiapkan, sehingga masyarakat secara teratur dan tertib duduk dikursi yang disiapkan sambil menunggu giliran vaksinasi.
Sebanyak 973 Masyarakat yang mendaftar sebagai Calon penerima vaksin pertama di halaman kantor kecamatan ciomas, namun ada satu pendaftar yang tidak bisa ikut vaksin setelah melewati proses screening ternyata yang bersangkutan belum bisa divaksin sehingga hanya 972 Dosis yang dipakai. Sementara target vaksinasi kecamatan Ciomas adalah 1900 Dosis selama tiga kali vaksin massal di halaman kantor pemerintah kecamatan Ciomas antara tanggal 26, 28 Juli dan 2 Agustus 2021.
Vaksin pertama sangat Jauh dari target, sebanyak 10 Desa dan 1 Kelurahan yang ada di Ciomas menjadi perhatian pemerintah kecamatan Ciomas untuk mewujudkan vaksinasi massal yang dicanangkan secara nasional.

Camat Ciomas, Chairuka Judianto saat ditemui di ruang kerjanya menjelaskan bahwa Vaksinasi Massal berjalan namun Sosialisasi Protokol Kesehatan Covid 19 ke masyarakat harus terus digalakan karena penyebaran covid ini justru ketidak disiplinan kita mematuhi Prokes covid 19.
“Vaksin itu adalah salah untuk meningkatkan Herd Immunity, namun tahapan yang utama adalah sosialisasi 5M, Penyemprotan, Vaksinasi dan tahapan Penyekatan ppkm,” ujarnya.
Dengan adanya vaksinasi ini camat menyampaikan harapannya agar dengan di vaksin ini masyarakat memiliki herd immunitas sehingga dengan vaksin ini daya tubuh kita meningkat.
“Harapan kami warga masyarakat menjadi lebih punya Imunitas dengan daya imun masyarat kuat wabah Corona segera berlalu dari wilayah kita ataupun diri kita”, harapnya.
“Walaupun sudah divaksin warga masyarakat tetap patuhi 5 M, yang paling penting adalah Masker dan disamping itu masyarakat di dorong meningkatkan estamina dengan rajin Jemur karena di dalam sinar matahari dapat membuat tubuh kita berkeringat sehingga kita jadi sehat”, tutupnya
Sementara itu Kasi Kesehatan Ciomas Nendi saat ditemui di ruang kerjanya menjelaskan bahwa vaksinasi massal di kecamatan Ciomas sudah berlangsung di beberapa Puskesmas, di Kecamatan Ciomas, namun untuk vaksin di halaman kantor pemerintah kecamatan Ciomas baru berlangsung hari ini (26/7/2021).
Nendi mengakui bahwa hasil dari capaian ini belum maksimal walaupun kita sudah berupaya mensosialisasikan ke masyarakat namun pemahaman di masyarakat tentang vaksinasi masih punya pandangan masing-masing.
“Dan ini akan menjadi evaluasi kita apa yang menjadi hambatan dan kita cari solusi agar masyarakat antusias ikut vaksinasi,” ucapnya.
Nendi mengungkapkan bahwa untuk mensosialisaikan Vaksinasi pihaknya juga mengundang para kepala Desa, Puskesmas dan mensosialisasikan melalui grup whatsapp.
“Kades, puskesmas kita undang untuk sosialisasi vaksin dan juga melalui group-group Wastapp atau media,” ujarnya.
Nendi juga mengunggapkan alasan bahwa kemungkinan target 1900 dosis tidak tercapai dikarenakan masyarakat sudah di vaksin di Puskesmas, sehingga yang ke kantor kecamatan adalah masyarakat yang belum daftar vaksin di puskesmas. (Nimbrod)






