Mandailing Natal, medianasional.id – Wakil Bupati Mandailing Natal Atika Azmi Utammi Nasution (Madina) membuka acara Launching Festival Permainan Leluhur di Muara Mais Kec. Tambangan Mandailing Natal, Kamis (06/06).
Atika membuka Acara Launching Festival Permainan Leluhur itu dengan Memukul Gong (ogung) selama Tiga (3) kali, Wakil Bupati di dampingi Camat Tambangan Enda Mora dan Ayah Anda Khoirullah Nasution (oji Koir), serta Para OPD (Organisasi Pemerintah Daerah) yang turut hadir dalam kegiatan itu.
Pembukaan Launching Festival Permainan Leluhur tersebut di saksikan Warga Masyarakat Muara Mais dan Para Undangan dari berbagai Desa se-kecamatan Tambangan.
Warga dan Para Undangan patut berbangga hati, karna Launching Festivalnya di hibur dengan Ala Musik ROMO Organ Tunggal (Keibood) dengan nyanyian lagu khas daerah, suasana pembukaan meriah dan berbahagia.
Adapun jenis Permainan yang Lauching dalam Festival Permainan Leluhur itu antara lain; Permainan Engrang, Lompat Tali, Mewarnai, Trompah Panjang, Trompah Gajah, Congklak, Kelereng dan Permainan Anak Lainnya.
Di samping dalam kegiatan itu nantinya ada juga Pemberian Makanan Pada Anak dan Belita. Kegiatan tersebut akan di laksanakan setiap hari Minggu di setiap Desa masing-masing.
Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution dalam kesempatan itu mengatakan, “Anak-anak ini hanya menikmati Permainan Leluhur, tapi sebetulnya melatih mereka untuk mengajarkan kekompakan, kerja sama, siraturrahmi yang nantinya akan menjadi memory, 10, 20 tahun ke depan, jadi untuk pemberian Makanan pada Anak dan balita, kami mendorong penuh,” terang Atika.
”Bagi Orang Tua harus mendukung betul-betul Program ini, jangan hanya sebatas seremonial, mendukung penuh yang di iminisiasi Camat dan Kepada Desa, bukan hanya sebatas Solusi untuk buat laporan pertanggung jawaban Dana Desa”, tuturnya.
Atika juga mengucapkan terimakasih, mewakili Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal kepada Kepala Desa, Tokoh Masyarakat se-kecamatan Tambangan. Dia menyebut Kegiatan Launching Festival Permainan Leluhur dan Pemberian Makanan pada Anak dan Belita akan membuat Perbuknya (Peraturan Bupati), sehingga menjadi Kuasa Hukum. Dia yakin DPRD Mandailing Natal sangat senang mendengarnya dan akan mensyahkannya, di musyawarahkan dulu agar bisa di Perdakan (Peraturan Daerah).
“Kami juga mendorong Camat-camat lain di 22 Kecamatan untuk bermotivasi, inovasi melahirkan Program-program yang peka terhadap perhitungan Masyarakat”, sebutnya.
Atika menambahkan bagi anak-anak harus membatasi pemakaian Hp agar terhindar dari sakit Mata.
”Maka harus membatasi pemakaian Hp dan Orang Tua tidak bisa sepenuhnya mengawasi Kalian, karna Orang Tua Kita itu banyak aktifitasnya”, jelasnya.
Lanjut Atika, jika kegiatan ini benar-benar berjalan akan menjadi Poin di masyarakat, acara ini sangat inovatif, sekali lagi Saya sampaikan gempuran tehnologi ini bukan hanya Anak-anak, kepada Bapak-bapak juga terutama Anak Remaja.
“Untuk itu Kami atas nama Pemerintah mengajak mendukung melihat potensi yang ada, membatasi penggunaan aplikasi online apalagi yang berbau Judi, jadi dalam momen ini Dia berharap kita hanya sebagai pemakai dan menggunakan Tehnologi ini sebagai pemanfaat”, paparnya.
Launching Festival Permainan Leluhur hari ini sukses tidak lain dari kerja sama Panitia, Prokopida kecamatan, para Kepala Desa se-Kecamatan Tambangan dan Warga Masyarakat Desa Muara Mais yang mendukung penuh dan mensukseskan kegiatan ini sampai akhir acara.






