Banyumas, medianasional.id – Wakil Bupati Banyumas, Dwi Asih Lintarti, meresmikan Gedung Baitussalam Al-Qur’an Center (BAC) Masjid Agung Baitussalam Purwokerto, Jumat (30/10/2026). Peresmian yang berlangsung di halaman Masjid Agung Baitussalam Purwokerto tersebut turut dihadiri Ketua Yayasan Masjid Agung Baitussalam Purwokerto Mulyono, serta sejumlah tamu undangan dan jamaah.
Ketua Yayasan Masjid Agung Baitussalam Purwokerto menyampaikan bahwasannya peresmian ini menjadi momentum penting setelah pembangunan Gedung Baitussalam Al-Qur’an Center yang selama ini menjadi impian lama pengurus yayasan akhirnya berhasil diselesaikan 100 persen.
“Alhamdulillah, pada hari Jumat yang penuh berkah ini, pembangunan gedung dinyatakan selesai 100%. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para donatur, pembina, serta seluruh jemaah dan masyarakat yang telah berpartisipasi aktif. Semoga seluruh bantuan ini menjadi amal jariyah yang pahalanya tidak pernah terputus,” ujar Mulyono.
Menurutnya, keberadaan Gedung BAC diharapkan dapat mengoptimalkan pengelolaan berbagai kegiatan pembelajaran Al-Qur’an bagi jamaah dan masyarakat luas.
Ke depan, Baitussalam Al-Qur’an Center akan difokuskan sebagai pusat pembelajaran Al-Qur’an melalui sejumlah program, di antaranya pembelajaran Tahsin untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an secara baik, benar dan lancar. Tahfidz untuk menambah serta menjaga hafalan Al-Qur’an serta pembelajaran penerjemahan Al-Qur’an menggunakan metode Tamjiz agar jamaah dapat memahami makna ayat-ayat yang dibaca.
Sementara itu, Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti, menyampaikan bahwa peresmian Gedung Baitussalam Al-Qur’an Center bukan sekadar menjadi penanda selesainya pembangunan fisik, tetapi juga merupakan awal dari amanah besar untuk menghidupkan gedung tersebut melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi umat.
Menurutnya, pembangunan yang dilandasi semangat gotong royong, keikhlasan, serta kepedulian umat tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas kehidupan keagamaan di tengah masyarakat.
“Al-Qur’an merupakan pedoman hidup bagi umat Islam. Oleh karena itu, upaya mendekatkan masyarakat dengan Al-Qur’an harus terus kita perkuat tidak hanya melalui kemampuan membaca dan menghafal, tetapi juga memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Lintarti.
Lintarti berharap Baitussalam Al-Qur’an Center dapat berkembang menjadi pusat kegiatan pembelajaran Al- Qur’an, pembinaan generasi muda Islam, pengembangan dakwah, sekaligus ruang pertumbuhan umat yang berilmu, berakhlakul karimah, dan memiliki kepedulian sosial terutama untuk anak-anakndan generasi muda.
“Dengan demikian, kita berharap akan lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi jugakuat iman, luhur akhlak, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, daerah, bangsa dan negara,” tambahnya.
Lebih lanjut, Lintarti berpesan agar seluruh fasilitas yang telah dibangun dapat dirawat dan dikelola dengan baik secara profesional, transparan, serta bertanggung jawab. Sehingga keberadaan Baitussalam Al-Qur’an Center benar-benar memberikan manfaat bagi berbagai kalangan masyarakat.
“Gedung Baitussalam Al-Qur’an Center, diharapkan Masjid Agung Baitussalam Purwokerto tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga semakin berkembang sebagai pusat pendidikan, pembinaan keagamaan, dan pemberdayaan umat dalam membangun generasi Qur’ani yang beriman, berilmu, serta berakhlakul karimah,” tutup Lintarti.






