Kendal, medianasional.id Invitasi Palang Merah Remaja ( PMR) Wira dan Madya Kabupaten Kendal di gelar di Alon- alon Kota Kendal Jateng, sabtu, 05/10/19.
Berbagai jenis kegiatan lomba diadakan yang sebelumnya diawali dengan upacara pembukaan dan penyematan pada peserta lomba di pimpin ketua PMI Kendal Budi Mulyono.
Invitasi PMR tingkat Wira dan Madya di ikuti 40 kelompok, terdiri dari 15 kelompok Wira setingkat pelajar SMP dan 25 kelompok Madya setingkat SMA/SMK atau sederajat dengan jumlah peserta 400 siswa.
Ada beberapa kategori yang dilombakan, antara lain lomba pertolongan pertama, perawatan keluarga, pendidikan remaja sebaya dan kreanova. Para peserta memperagakan masing- masing katagori lomba. Salah satunya pertolongan pertama pada siswa yang sedang jatuh dan kakinya terkilir hingga bengkak. Disitu sebagai petugas PMR harus bisa melakukan tindakan yang sesuai SOP atau Standard Operating Procedure.
Ketua PMI Kendal Dr.Budi Mulyono di sela kegiatan pada media ini menyampaikan, kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan edukasi para siswa dalam melakukan tindakan sosial pada korban ketika dalam kondisi darurat, sehingga anggota PMR harus sigap dan tanggap terhadap situasi dan lingkungan.
“Kegiatan ini merupakan evaluasi pada siswa untuk melihat tingkat keterampilan para anggota PMR, apakah ilmu yang sudah dipelajari selama latihan PMI apakah bisa untuk di aplikasikan dengan baik atau belom”,ujarnya.
Sementara itu Wakil Ketua bidang SDM PMI Kendal Nurhadi mengatakan, Invitasi ini untuk mengevaluasi para anggota PMR dalam menguasasi pertolongan pertama saat ada kejadian disekolah.
“Evaluasi ini untuk melihat kemampuan para siswa ketika menangani kejadian trauma maupun medis di sekolahnya masing- masing sehingga ketika melakukan pertolongan apakah terjadi trauma ataupun cidera apakah perlu dirujuk ke Rumah Sakit atau Puskesmas atau tidak”, jelasnya.
Nampak salah satu peserta Madya bernama Nadiya peserta asal SMK 1 Kendal memperagakan cara melakukan pertolongan pertama pada kejadian trauma ataupun medis di sekolah. Dengan Invitasi ini Nadia bisa mempraktekan ilmu yang dirinya terima, ketika menolong temanya di sekolah ketika terjadi trauma maupun kejadian medis.(rozim)






