Ambon, medianasional.id – Pada Kamis, 05 Desember 2024, Tim Politeknik Negeri Ambon melaksanakan pelatihan sistem manajemen terintegrasi di PT Waragonda Minerals Pratama, sebagai bagian dari program Matching Fund tahun 2024.
Pelatihan ini dipimpin oleh Caryl Alyona, S.Kom., MM.SI, bersama tim yang terdiri dari Josseano Amakora Parera, Melda Dahoklory, dan Audry Leiwakabessy, serta mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Politeknik Negeri Ambon.

Kegiatan ini bertujuan, meningkatkan pendidikan untuk menyempurnakan dan mengembangkan sistem manajemen di perusahaan mitra, guna meningkatkan efisiensi operasional dan integrasi sistem di PT Waragonda Minerals Pratama.
Pelatihan ini dilaksanakan dalam dua bentuk utama, yaitu penyempurnaan aplikasi e-SCM (Supply Chain Management Elektronik) dan pengembangan sistem manajemen terintegrasi.
Tim pelaksana Matching Fund, bekerja sama dengan mitra, juga melakukan penelitian untuk menyelesaikan pengembangan sistem manajemen terintegrasi yang lebih baik.
Aplikasi yang dikembangkan, mengikuti model proses pengembangan perangkat lunak Waterfall, dengan tahapan yang meliputi identifikasi dan analisis kebutuhan, perancangan, pengkodean, verifikasi, serta operasi dan perbaikan.
Selain itu, tim juga melakukan transfer teknologi serta monitoring evaluasi kepada mitra. Proses transfer teknologi ini melibatkan para pengguna sistem, termasuk mitra perusahaan dan para supplier pasir yang akan turut serta menggunakan sistem ini.

Sistem manajemen terintegrasi yang dikembangkan, dirancang dengan menggunakan multiple platform, sehingga aplikasi ini dapat diakses kapan saja dan di mana saja oleh penggunanya.
Fokus utama dari aplikasi ini adalah, pada empat fitur penting, yakni Sistem Manajemen Billing, Sistem Manajemen Aset dan Logistik, Sistem Manajemen Produksi, dan Sistem Manajemen Sumber Daya Manusia.
Dengan adanya pengembangan sistem ini, diharapkan PT Waragonda Minerals Pratama dapat memproses pembayaran, mengelola aktivitas pabrikasi, serta memanfaatkan aset dan logistik perusahaan dengan lebih efisien.
Caryl Alyona, sebagai ketua tim, menegaskan bahwa, pengembangan sistem manajemen terintegrasi ini akan memberikan kontribusi besar dalam meningkatkan efektivitas operasional perusahaan mitra, terutama dalam hal pengelolaan sumber daya dan proses bisnis.






