Terjangkit Demam Berdarah , Warga Desa Plantaran Lakukan Fogging Mandiri

Kendal227 Dilihat

Kendal, medianasional.id Berdasarkan laporan adanya tiga orang warga yang terjangkit Demam Berdarah (DB ), warga dan pengurus Rt 03 Rw 04, Dukuh Krajan Desa Plantaran Kecamatan Kaliwungu Selatan melaksanakan fogging mandiri, dikomplek perkampungannya. Rabu (27/5/2020).

Kepala Desa Plantaran Santoso, yang juga hadir menyaksikan dan memantau langsung kegiatan itu memberikan apresiasi dan mendukung langkah sigap pengurus Rt dalam mengatasi masalah yang ada dimasyarakat, bahkan dirinya melarang menarik iuran dari warganya, karena semua biaya kegiatan tersebut akan ditanggung dia sendiri dari kocek pribadinya.

Selain itu Santoso juga menghimbau warganya untuk tidak terlena dan lupa untuk selalu menjaga kebersihan lingkunganya karena terlalu fokus adanya pandemi virus Covid -19.

” Walaupun kita sedang menghadapi pandemi virus Corona dan harus tetap mengikuti protokol pencegahan penyebarannya sesuai dengan arahan pemerintah, jangan sampai kasus DB ini lepas dari perhatian kita, dan harus dihentikan.” jelasnya.

Ditegaskan lagi olehnya, supaya biaya kegiatan tersebut tidak dibebankan kepada masyarakat, bahkan dirinya menyampaikan akan segera mengagendakan kegiatan serupa dibeberapa titik wilayahnya yang dianggap rawan terjangkit DB dengan menggunakan anggaran desa yang sesuai dengan plot anggaran yang ada.

” Melihat kondisi alam seperti ini secepatnya akan kami petakan wilayah mana saja yang berpotensi dan rawan terjangkit, akan segera kita lakukan fogging supaya tidak ada lagi kasus serupa yang menimpa warga.”imbuhnya.

Kegiatan fogging, dilaksanakan oleh salah satu organisasi Lembaga Swadaya Masyarakat tersebut, tidak hanya menyisir setiap rumah warga. Tapi dari kamar ke kamar hingga lorong rumah , saluran air juga pekarangan yang dianggap berpotensi sebagai sarang berkembang biak Nyamuk Aedes Aegypti, dengan dipandu langsung oleh Ketua Rt setempat.

kontributor: arno/aero

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses