Tak Hanya Kelola Zakat, LazisNU MWC Kendal Bocorkan Program Baru yang Bakal Berdampak Bagi Lingkungan

Zakat, LazisNU Kendal

KENDAL– medianasional.id- NU Care LazisNU MWC NU Kecamatan Kendal tak hanya berfokus pada pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Organisasi tersebut juga menyiapkan program baru yang berdampak bagi lingkungan, salah satunya penanaman pohon mangrove. Rencana itu disampaikan dalam kegiatan Upgrading Pengurus LazisNU masa khidmat 2026–2030 di Desa Kalikesek, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal, Minggu (28/6/2026).

Ketua LazisNU MWC NU Kecamatan Kendal, Arif Mustaqim, mengatakan kegiatan upgrading bertujuan merapatkan barisan kepengurusan baru agar semakin kompak dalam menjalankan amanah organisasi. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antarpengurus.

“Kegiatan ini bertujuan agar pengurus baru periode 2026-2030 bisa merapatkan barisan dan mempererat silaturahmi. Kami juga ingin memperkuat semangat serta khidmah kepada LazisNU, terutama dalam mendukung program-program LazisNU ke depan,” kata Arif.

Menurutnya, tugas utama LazisNU selama ini adalah mengelola dan menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan. Namun, ke depan organisasi tersebut juga akan mengembangkan berbagai program sosial yang lebih luas yang salah satu berdampak bagi lingkungan.

“Selain sebagai penyalur zakat, infak, dan sedekah, insyaallah ke depan kami juga akan membuat program lain, seperti penanaman pohon mangrove. Dalam program tersebut kami juga berencana bekerja sama dengan organisasi kemasyarakatan di luar Banom NU,” ujarnya.

Arif menjelaskan, rencana kerja sama dengan berbagai organisasi telah mulai dijajaki. Namun hingga saat ini belum ada kesepakatan karena pihaknya masih memprioritaskan penguatan internal organisasi sebelum memperluas kolaborasi dengan pihak lain.

“Memang sudah kami jajaki, tetapi belum ada kesepakatan. Saat ini kami fokus memperkuat kepengurusan terlebih dahulu agar lebih solid. Setelah internal kuat, baru kami akan memperluas kerja sama dengan berbagai pihak,” jelasnya.

Ia menambahkan, kepengurusan LazisNU MWC NU Kecamatan Kendal berjumlah 33 orang. Namun, dalam kegiatan upgrading kali ini hanya dihadiri 17 pengurus karena sebagian berhalangan hadir akibat urusan keluarga maupun kondisi kesehatan.

Arif berharap kegiatan upgrading mampu memperkuat kekompakan seluruh pengurus sehingga setiap program yang dijalankan LazisNU ke depan dapat terlaksana secara maksimal.

“Harapan kami sesuai visi dan misi kegiatan upgrading ini, yaitu menguatkan silaturahmi, membangun kepengurusan yang semakin solid, sehingga nantinya seluruh pengurus dapat bersama-sama mendukung dan menjalankan program-program LazisNU,” pungkasnya.

Selain sesi penguatan organisasi, para peserta juga memperoleh materi mengenai filantropi, pengelolaan keuangan, serta tata kelola kelembagaan LazisNU sebagai bekal dalam menjalankan tugas selama masa kepengurusan dan outbound.

Sementara itu, Fasilitator Outbound M.Ng Maskuri menilai kegiatan upgrading menjadi sarana penting untuk membangun kekompakan dan kepekaan sosial para pengurus. “Melalui outbound, para pengurus tidak hanya diajak bergerak dan bekerja sama, tetapi juga dilatih penguatan karakter untuk saling percaya, berkomunikasi, dan mengambil keputusan bersama. Nilai-nilai ini sangat penting agar LazisNU ke depan semakin solid dalam menjalankan program-program kemanusiaan dan lingkungan,” ujarnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses