Supir Bus Maut Tewaskan 11 Orang di Ciater Subang Jadi Tersangka

Subang1201 Dilihat

Subang, medianasional.id – Polisi jajaran Polda Jawa Barat dan Polres Subang akhirnya menetapkan Sadira, Supir Bus Pariwisata Trans Putra Fajar yang membawa rombongan pelajar SMK Lingga Kencana Depok, Jawa Barat yang mengalami kecelakaan di Ciater Subang, Jawa Barat, sebagai tersangka.

“Berdasarkan gelar perkara, pemeriksaan para saksi, serta hasil olah TKP, telah diperoleh alat bukti yang cukup untuk menetapkan sadira sebagai tersangka,” kata Dirlantas Polda Jawa Barat Kombes Pol Wibowo didampingi Wadirlantas, Kapolres Subang, dan Kasatlantas Polres Subang saat conference pers di Mapolres Subang, Selasa (14/05/2024) dini hari.

Pengemudi bus yang mengalami kecelakaan tunggal tersebut, kata Dirlantas Polda Jabar, dijerat dengan Pasal 311 ayat 5 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan kurungan 12 tahun penjara dan denda Rp.24 juta rupiah.

Dirlantas Polda jabar menjelaskan bahwa penetapan Sadira sebagai tersangka atas kelalaiannya yang mengakibatkan kecelakaan yang menewaskan 11 orang.

“Penyebab kecelakaan tersebut akibat ada kegagalan fungsi rem pada mobil putra fajar,” pungkasnya.

Seperti diketahui, sebelumnya Bus Pariwisata Trans Putera Fajar dengan nomor polisi AD 7524 OG yang membawa rombongan murid SMK Lingga Kencana Depok mengalami kecelakaan maut di Jalan Raya Ciater, Sabtu (11/05) malam. Setidaknya 11 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka.

Pengakuan Sopir

Sopir bus rombongan SMK Lingga Kencana Depok, Sadira, sebelumnya angkat bicara terkait kecelakaan yang menewaskan 11 orang di Ciater, Subang, Jawa Barat. Sadira mengakui telah mengetahui kondisi rem sempat bermasalah sebelum insiden kecelakaan.

“Ya pada saat itu saya sudah, dari atas juga sudah disetel rem, gitu,” kata Sadira.

Sadira mengatakan rem bus telah diperbaiki oleh montir sebelumnya, akhirnya memutuskan kembali melanjutkan perjalanan.

“Sudah diperbaiki, sudah semua. Saya sampai panggil montir ya kan, udah dicek, kata montir aman, ya saya lanjutkan,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Sadira mengaku telah memiliki rencana lain jika kondisi kendaraan memburuk. Dia mengatakan akan memindahkan penumpang ke kendaraan lain.

“Rencana saya kan kalau emang ini lebih parah, saya akan oper penumpang,” kata Sadira.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses