Subang, medianasional.id – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) tengah gencar melakukan pemulihan lingkungan dengan merevitalisasi 32 hektare kawasan Kebun Karet Jalupang di Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang. Langkah awal reboisasi ini dimulai dengan menanam 4.200 bibit karet di atas lahan seluas 7 hektare yang kini memasuki tahap pemeliharaan intensif.
.
Kepala Dinas Perkebunan Jawa Barat, Gandjar Yidniarsa, mengungkapkan bahwa ribuan bibit yang tertanam berhasil beradaptasi dengan sangat baik di lingkungan baru. Kawasan yang sebelumnya sempat beralih fungsi menjadi kebun singkong garapan warga tersebut, kini mulai kembali menghijau.
.
“Bibit pohon karet sudah menumbuhkan tunas-tunas baru. Tingkat kematiannya sangat rendah, yakni kurang dari 1 persen atau di bawah 10 pohon,” jelas Gandjar kepada awak media, Kamis (3/9/2026).
.
Selain mengembalikan fungsi hijau, proyek reboisasi ini terbukti berhasil meningkatkan kandungan unsur hara dan nutrisi tanah secara optimal. Tidak hanya berdampak pada ekologi, proyek ini juga membawa berkah ekonomi bagi masyarakat setempat. Pemprov Jabar memberdayakan warga sekitar untuk mengelola area pinggiran kebun dengan tanaman produktif seperti kelapa dan serai wangi sebagai sumber penghasilan tambahan.
.
Lebih dari itu, para mantan penggarap kebun singkong kini direkrut kembali menjadi tenaga kerja dalam proyek revitalisasi ini. Program yang diinstruksikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, ini ditargetkan rampung pada akhir tahun 2026.
.
Untuk mengejar target pemulihan sisa lahan, petugas saat ini sedang menyiapkan lubang-lubang tanam baru. Proses penanaman massal akan diintensifkan saat memasuki musim penghujan pada Oktober 2026 mendatang agar pasokan air lebih efektif. Melalui gerakan reboisasi ini, Gubernur Dedi Mulyadi berharap kawasan tersebut mampu menjadi benteng alami dalam menahan bencana banjir dan tanah longsor di masa depan.






