JAKARTA, medianasional.id – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) terus memperkuat konsolidasi organisasi di tengah situasi politik nasional yang dinamis menjelang akhir Agustus. Organisasi perusahaan media siber terbesar di dunia ini dijadwalkan menggelar pengukuhan serentak pengurus Kelompok Kerja (Pokja) News Room Jaga Desa untuk lima provinsi di Hall Gedung Dewan Pers, Jakarta, pada Kamis (27/8).
.
Kelima wilayah yang akan dikukuhkan tersebut meliputi Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatera Selatan, dan Bengkulu. Ketua Umum SMSI, Firdaus, mengonfirmasi bahwa pelantikan para pengurus provinsi ini akan dipusatkan dalam satu seremoni bersama. Agenda ini merupakan kelanjutan dari rangkaian pembentukan kepengurusan serupa yang sebelumnya telah berjalan di Bali, Lampung, Banten, dan Kepulauan Riau.
.
Langkah SMSI mengumpulkan pengurus daerah ke ibu kota sempat memicu sorotan publik. Pasalnya, jadwal pengukuhan tersebut bertepatan dengan rencana aksi unjuk rasa besar-besaran di depan Gedung DPR RI, Senayan. Gelombang massa, termasuk Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), dilaporkan telah memobilisasi anggotanya ke Jakarta sejak pertengahan Agustus untuk menyuarakan tuntutan terkait RUU Perampasan Aset, hukuman mati bagi koruptor, hingga tata kelola dana daerah. Di tengah riuhnya spekulasi “Rusuh Agustus Jilid II” di media sosial, Polda Metro Jaya sendiri telah meminta masyarakat tetap tenang dan mewaspadai informasi hoaks.
.
Menanggapi spekulasi terkait tudingan mobilisasi massa, Sekretaris Jenderal SMSI, Makali Kumar, membantah keras adanya motif politik di balik agenda organisasi tersebut. Makali menegaskan bahwa kesamaan tanggal tersebut murni merupakan kebetulan teknis penjadwalan.
.
Sebagai salah satu konstituen resmi Dewan Pers, Makali mengingatkan bahwa SMSI merupakan wadah bagi perusahaan media siber, bukan organisasi massa (ormas) ataupun lembaga swadaya masyarakat (LSM). Ia memastikan SMSI berkomitmen menjaga stabilitas nasional dan tidak memiliki kapasitas untuk mencampuri hak penyampaian aspirasi warga negara. Melalui momentum pengukuhan Pokja Jaga Desa ini, SMSI justru menyerukan seluruh anggotanya di daerah untuk tetap mengedepankan profesionalisme pers dengan menyajikan pemberitaan yang jernih, akurat, dan berimbang.






