Srikandi Maluku, Mercy Barends bersama Komisi X DPR-RI Fokus Atasi Kemiskinan Ekstrem di Maluku melalui Pendidikan dan SDM

Ambon, Maluku1701 Dilihat

Ambon, medianasional.id – Anggota DPR-RI dari Komisi X, Mercy Chriesty Barends, ST, yang berasal dari Fraksi PDIP menyatakan bahwa, wilayah Indonesia Timur, termasuk Maluku, masih menghadapi tantangan besar dalam mengatasi kemiskinan ekstrem.

Dalam kunjungan kerjanya bersama Komisi X ke Provinsi Maluku pada Jumat dan Sabtu, 6-7 Desember 2024, Mercy menyampaikan bahwa, daerah-daerah di Indonesia Timur, seperti Papua, Papua Barat, NTT, dan Maluku, tercatat sebagai wilayah dengan angka kemiskinan tertinggi di Indonesia.

“Kami menargetkan untuk menyelesaikan masalah kemiskinan ekstrem di daerah-daerah ini, dengan pendekatan yang holistik, terutama di sektor pendidikan,” ujar Mercy kepada wartawan pada Sabtu (7/12/24) di kantor BPS, Passo Ambon.

Menurutnya, kemiskinan ekstrem di Maluku sangat berkorelasi dengan rendahnya kualitas pendidikan, angka pengangguran yang tinggi, serta rendahnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Dalam kunjungan tersebut, Mercy menekankan, pentingnya upaya kolektif untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Maluku melalui peningkatan sektor pendidikan, mulai dari PAUD, pendidikan dasar, menengah, hingga perguruan tinggi.

Mercy juga menjelaskan, pentingnya akses beasiswa untuk anak-anak kurang mampu, yang menjadi salah satu fokus utama dalam perjuangannya di Komisi X DPR RI.

“Saya pastikan anggaran untuk beasiswa akan cukup dan kami berusaha agar anak-anak Maluku tidak putus sekolah,” ujar Mercy.

Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa, kualitas tenaga pendidik dan distribusi guru yang merata menjadi masalah besar di Maluku.

“Kami terus mendorong perbaikan distribusi guru ke daerah-daerah perbatasan dan pulau-pulau terpencil,” tambahnya.

Lebih lanjut, Mercy menyampaikan, upaya pemerintah untuk meningkatkan infrastruktur pendidikan, termasuk pembangunan ruang kelas baru, gedung sekolah, serta renovasi perpustakaan daerah.

“Kami juga mendorong peningkatan kualitas perguruan tinggi swasta dan memastikan bahwa, anak-anak Maluku memiliki akses pendidikan yang berkualitas dan merata,” lanjutnya.

Dalam bidang olahraga, Mercy juga membahas, kebutuhan akan pembangunan sarana olahraga yang lebih memadai, seperti stadion dan rumah susun atlet,
guna mendukung perkembangan pemuda dan olahraga di Maluku

Selain itu, ia berharap, program sport entertainment bisa dikembangkan untuk memberi ruang bagi anak muda Maluku berkreasi di dunia olahraga.

Terakhir, Mercy menggarisbawahi pentingnya pengembangan keterampilan vokasi, untuk mempersiapkan SDM yang siap menghadapi pasar tenaga kerja global.

“Anak-anak Maluku harus siap untuk bersaing di pasar kerja global, yang semakin digital dan kompetitif,” tegasnya.

Dengan berbagai upaya tersebut, Mercy berharap, dapat mewujudkan visi besar dalam meningkatkan kualitas hidup dan pendidikan masyarakat Maluku, serta membangun SDM yang unggul dan berdaya saing tinggi di masa depan.

 

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses