Brebes, medianasional.id | Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Semesta merupakan salah Satu Sekolah Farmasi yang ada di Bumiayu, SMK yang beralamatkan di Jalan Pangeran Diponegoro Km 1, Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes. SMK Semesta mempunyai 3 program keahlian diantaranya ada Farmasi Klinis dan Komunitas, Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran, dan yang terakhir ada Teknologi Laboratorium Medik.
Kepala Sekolah SMK Semesta M. Nur Sidiq S.KM mengatakan, SMK Semesta ini sudah berdiri atau memiliki izin operasional resmi pada 26 Juni 2006, “ungkapnya.
Ia mengatakan setiap masing-masing SMK memiliki beberapa peraturan tata tertib yang berbeda-beda, atau bahkan ada yang sama dengan SMK yang lain, namun pada peraturan tata tertib di SMK Semesta ada yang cukup unik dan sangat berbeda dengan SMK yang lainnya, yaitu adanya peraturan tentang larangan kepada siswa baik putra maupun putri untuk tidak memiliki status berpacaran, hal ini sangat berbeda dengan SMK yang lainnya khususnya SMK di Wilayah Brebes Selatan Khususnya Bumiayu dan sekitarnya.
Dalam kalangan remaja yang masih duduk di bangku sekolah menengah, baik itu SMK atau SMA banyak siswa yang berpacaran baik itu satu sekolah maupun beda sekolah, hal ini sudah sangat wajar di kalangan siswa SMK maupun SMA, karena bagi sebagian dari siswa baik putra maupun putri yang menjalin hubungan pacaran yang sama-sama masih berstatus pelajar menganggap bahwa mereka berpacaran ada yang hanya buat bersenang- senang, untuk menjadikan pasangan mereka penyemangat untuk bersekolah bahkan ada juga yang berserius untuk ke jenjang selanjutnya.
Tetapi fenomena hubungan pacaran antar siswa atau yang masih berstatus pelajar tidak berlaku di SMK Semesta Bumiayu yang adanya peraturan melarang siswanya untuk memiliki hubungan pacaran baik itu sesama siswa SMK Semesta, maupun siswa SMK Semesta dengan SMK yang lainnya.
Menurutnya, bahwa ada beberapa alasan atau poin-poin mengenai latar belakang adanya peraturan larangan siswa SMK Semesta melakukan hubungan berpacaran hal ini untuk menghindari dari perbuatan zina sesuai dengan larangan dari agama Islam karena SMK Semesta Bumiayu adalah SMK sekolah yang berasa pesantren karena banyak kegiatan keagamaan khususnya agama Islam, mulai dari Sholat Dhuha berjamaah sampai hingga kegiatan islami lainnya.
“Aturan tersebut juga banyak siswa siswi dari SMK Semesta Bumiayu yang tidak setuju dan ada pula yang setuju dengan aturan tersebut, namun hal ini diterapkan agar terus terjaga prestasinya dan jangan sampai terganggu dengan hubungan pacaran tersebut, karena SMK Semesta bisa dibilang SMK yang banyak menorehkan prestasi, salah satunya yaitu di bidang Marching Band, SMK Semesta banyak menorehkan prestasi lewat Marching bandnya hingga level provinsi,”tuturnya.
“Karena SMK Semesta Bumiayu akan memberikan beasiswa bagi siswa siswi yang menorehkan prestasi dibidang akademik maupun non akademik, memberikan beasiswa kepada siswa siswi yang berprestasi,”imbuhnya.
Salah satu siswi SMK Semesta Bumiayu kelas XII Farmasi Nur Noviana mengatakan, terkait peraturan tersebut kurang setuju saja sih, soalnya sudah dewasa, pastinya kalau pacaran juga tau batasan, dan kalo misalkan ada aturan ga boleh pacaran di masa-masa SMP mah wajar saja, tapi kalo SMK mah ga wajar,”tuturnya. (Ulil)






