Silaturrahmi Akkon Muakhi di Bumi Sekala Brak

Lampung Barat428 Dilihat

Lampung Barat, Medianasional.id — Lamban Gedung Dalom Kepaksian Pernong mengadakan silaturahmi angkon muakhi bersama anggota DPD RI dan para petinggi Kerajaan Nusantara di Bumi Sekala Brak dalam rangka penyerahan Plakat dan pernyataan angkon muakhi sekaligus penataam adok kepada YM Dra. Hj. RA Yani WSS Koeswodidjojo.

Penyerahan plakat oleh PYM SPDB Pangeran Edward Syah Pernong kepada Adatuang Sidenreng PYM DR. Andi Faisal Sapada dan Permaisuri Sekjen MAKN YM Bunda Yani Putri Raja Kupang NTT YM Dona Nisnoni, Bangsawan Kerajaan Kabaena YM DR Yurisman Star dan Andi Maysarah.
Dilanjutkan dengan pernyataan angkon muakhi sekaligus Penattahan Adok kepada YM Dra. Hj. RA Yani WSS Koeswodidjojo, Penyematan Lencana Kerajaan dan Penyerahan Piagam Adat, Penganugerahan Kikat Hanuang Bani dan Lencana Kerajaan Kepada Kapolres Lampung Barat.

Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Ketua DPD RI dan anggota beseerta majelis adat kerajaan. Bupati juga mengucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada ketua DPD RI beserta anggota yang berkenan mengunjungi salah satu kabupaten di Provinsi Lampung yang berbatasan dengan sumatra selatan dalam rangka kunjungan kerja.

Bupati dalam sambutannya juga mengatakan ia yakin ketua dan para anggota memiliki hak politik untuk menentukan arah kemajuan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang diantaranya adalah Kabupaten Lampung Barat.

Dalam sambutannya tersebut, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus yang biasa disapa Pak Cik, juga memaparkan sejumlah pariwisata unggulan yang dimiliki Kabupaten Lambar. Salah satu pariwisata yang hanya ada dua di dunia yakni Danau Keramik Kawah Nirwana yang berada di kecamatan Suoh dan Yellowstone yang berada di Amerika Serikat.

“Adapun Destinasi Wisata unggulan yang dimiliki Kabupaten Lambar diantaranya Kebun Raya Liwa (KRL), Witasa arum jeram di Sumber jaya. Wisata Gerdai, yang ada di Negri Ratu, Temiangan Hil di Gedung Surian, cagar budaya megalitik yang berada di Kebun Tebu serta wisata budaya kerajaan yang masih terpelihara dengan baik tersebar di sejumlah kecamatan Kabupaten Lambar,” kata Pak Cik, Selasa (07/09/2021).

Tambahnya, “Kabupaten Lambar merupakan Surga yang tersembunyi, Wisata yang ada di Lampung Barat ini komplit, semua ada mulai dari keindahan gunung, Negeri di atas awan, danau, hingga wisata budaya kerajaan semua ada,” ucapnya.

Bupati juga menceritakan sedikit tentang Adat Paksipak Sekala Brak, kerajaan Adat Paksipak Sekala Brak terdiri empat paksi yang masing-masing dipimpin seorang sultan, masing-masing paksi itu adalah paksi buay pernong, paksi buay belenguh, paksi buay bejalan diway dan paksi buay nyerupa.

“Keberadaan kerajaan-kerajaan inilah yang perlu dipertahankan, yang perlu sama-sama kita jaga, karena kerajaan-kerajaan inilah yang memberikan suasana kedamaian, ketenangan dan juga kebanggaan bagi kita semua,” jelasnya.

Kabupaten Lambar bisa maju seperti ini, bisa hebat seperti ini dan bisa terkenal di seluruh Nusantara tidak terlepas dari 4 (Empat) Kepaksian yang berada di Kabupaten Lambar, Ke-empat Kepaksian ini juga telah memberikan Sepirit dan semangat kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lambar.

Ia memberikan apresiasi khusus kepada Majelis Adat Kerajaan Nusantara dan berharap ke depan kerajaan-kerajaan nusantara akan mendapatkan perhatian yang lebih, sehingga eksistensi kerajaan-kerajaan ini dapat dipertahankan dan bisa memberikan kontribusi nyata untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Adat istiadat masyarakat Lambar yaitu dimulai dari kata “muakhi” berasal dari kata puakhi, artinya saudara kandung, dan saudara sepupu dari pihak bapak maupun ibu. muakhi berarti persaudaraan dalam hubungan bertetangga. selain itu juga ‘kemuakhian’ yaitu sistem persaudaraan antar marga. dan minak muakhi berarti lingkungan persaudaraan.

Dengan semangat seangkonan muakhi ini bisa membawa perubahan yang akan dilakukan generasi muda, guna menjaga keberlangsungan adat istiadat secara terus menerus melekat pada kehidupan masyarakat.

Pak cik juga menambahkan, Pemerintah daerah juga sedang mengembangkan sejumlah Potensi Wisata Lainnya yakni Kampung Rigis (Kampung Kopi) dan sudah menjadikan pusat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Lambar.

“Kepada ketua dan juga anggota dapat melihat langsung sejumlah pariwisata yang ada di Lambar, kami yakin kehadiran ketua dan anggota, apa yang dimiliki potensi di Lambar ini akan mendunia dan menjadi pusat perhatian dari pemerintah pusat,” ungkapnya.

Sebagai upaya peningkatan pengunjung wisatawan, Pemkab Lambar melakukan berbagai macam upaya diantaranya Festival Budaya, Festival Bumi Skala Brak, Festival Kebangsaan termasuk juga Festival Kopi.

Pak Cik mempunyai gagasan yakni membangun sekolah Kopi, Kampung Kopi dan juga mengadakan Festival Kopi.

“Sekolah Kopi memberikan pengetahuan cara menanam, memelihara dan merawat Kopi untuk meningkatkan Produktivitas Kopi Robusta, sekaligus memberikan informasi dan pemahaman kepada masyarakat bagaimana kopi ini mempunyai nilai tambah,” pungkasnya.

Dalam sambutanya Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengatakan, sebagai representasi daerah di level nasional, DPD RI berkomitmen untuk mendorong pemerintah pusat bersama pemerintah daerah untuk mengakui dan menghormati kerajaan Nusantara sebagai pondasi negara Republik Indonesia.

“Kerajaan-kerajaan Nusantara ini berperan penting dalam asimilasi budaya karena itu dalam setiap kunjungan kerja ke daerah-daerah DPD RI selalu mengagendakan silaturahmi ke keraton keraton sebagai manifestasi dari akar budaya nasional,” ungkapnya.

“Saya mengajak kita bersama untuk mengakui dan menghargai keberadaan dan keragaman budaya Indonesia, menempatkan masyarakat sebagai pemilik dan penggerak kebudayaan, serta menempatkan kebudayaan sebagai haluan pembangunan nasional,” pungkasnya.

Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Lampung Barat (Lambar) Hi. Parosil Mabsus, Wakil Bupati Drs. Mad Hasnurin, Paduka Yang Mulia (PYM) Sai Batin Puniakan Dalom Beliau (SPDB) Pangeran Edward Syah Pernong Sultan Sekala Brak yang dipertuan ke-23., PYM. Adatuang Sidenreng Dr. Ir. H Andi Achmad Faisal Sapada, SE. MM., Kepala Kanwil BPN Lampung Yuniar Hikmat Ginanjar, S.H., Anggota DPD RI Provinsi. Banten Drs. Ahmad Bastian SY., Anggota DPD RI Provinsi. Lampung Hi. Bustami Zainudin S.Pd, M.H., Putri Raja Kupang NTT Dra. Hj. RA. Yani WSS Koeswodidjojo dan Dona Nisnoni, PYM Peniakan Khatu Kepaksian Pernong – PYM. Permaisuri Adatuang Sidenren YM. Pun Gurti Komarawati., YM. Andi Maisarah, Anggota DPD RI DKI Jakarta Prof. Dr. Hj. Sylviana Murni S.H,M.Si., Anggota DPD RI Provinsi Jawa Barat Dra. Ir. Hj. Eni Sumarni M.Kes., Anggota DPD RI Provinsi Sulawesi Selatan Andi Muh Ihsan, Kiyai Hi. Abdul Karim, Anggota DPD RI Provinsi Sulut Hi. Djafar Alkatiri, M.M., M.Pd.I., Anggota DPD RI Provinsi NTT Angelius Wake Kako, Rahman Hadi, Bangsawan Kerajaan Kabaena-Sulawesi Tenggara DR Yurisman Star, Ketua DPRD Lambar Edi Novial, S.Kom. (Rz)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses