MERANGIN, medianasional.id – Setelah sempat memicu polemik dan dituding sebagai proyek “siluman”, pihak kontraktor pembangunan rumah dinas Camat Bangko Barat akhirnya memasang papan nama informasi proyek di lokasi kegiatan. Langkah ini diambil menyusul derasnya sorotan dari masyarakat dan media terkait transparansi penggunaan anggaran negara.
.
Sebelumnya, proyek infrastruktur dengan pagu anggaran senilai Rp195 juta ini menuai kritik tajam karena dinilai tertutup. Saat dipantau di lapangan di awal aktivitas, tidak ditemukan adanya papan merek proyek. Bahkan, para pekerja di lokasi secara terbuka mengaku tidak memegang Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang seharusnya menjadi acuan mutlak dalam bekerja.
.
Kelalaian ini sebelumnya juga telah memicu respons dari Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dinas Pekerjaan Umum (PU) Merangin berinisial R, yang berjanji akan menegur rekanan terkait. Senada dengan hal itu, pihak kontraktor berinisial A juga sempat berkomitmen untuk segera melengkapi papan informasi tersebut demi mematuhi regulasi yang berlaku.
.
Meski transparansi proyek kini mulai dipenuhi, warga setempat tetap menyayangkan keterlambatan tersebut. Masyarakat menilai tindakan abai di awal tahapan pembangunan telah mencederai semangat Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Kini, warga mendesak instansi terkait untuk memperketat pengawasan di lapangan guna memastikan kualitas fisik bangunan senilai ratusan juta rupiah tersebut benar-benar sesuai standar mutu.






