
Batang, medianasional.id
Dalam rangka memperingati hari lahirnya Pancasila ditengah kondisi bangsa Indonesia yang sedang di landa Pandemi Covid -19 seharusnya segenap anak negeri saling bahu membahu bergerak bersama – sama dengan Pemerintah guna pencegahan penularan Covid -19 yang begitu cepat.
Dalam situasi Pandemi Covid-19, Pemerintah pusat hingga daerah menyarankan dan menghimbau segenap elemen bangsa untuk tetap menjaga diri agar bisa menjaga jarak, (kontak fisik antar sesama) dan tidak melakukan bepergian keluar rumah tanpa ada hal yang sangat penting, gunakan protokol kesehatan dengan pola hidup sehat.
“Itu bukan berarti bahwa himbauan tersebut lantas menghilangkan rasa persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia melainkan untuk menjaga keselamatan bangsa dan negara di atas pribadi, tidak menyebarkan hoax mengenai Covid-19, ” Beber Tri Ananta Marhaendra.
Politisi Muda Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kabupaten Batang Tri Ananta Marhaendra, SH mengatakan, Status tanggap darurat bencana Covid 19 di wilayah Kabupaten Batang tidak diperpanjang, hal ini mendasari surat edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona No 6 Tahun 2020. Status tanggap darurat bencana Covid 19 diputuskan sejak 31 Maret 2020 dan berakhir 29 Mei 2020.
Setelah status tanggap darurat bencana Covid 19 di wilayah Kabupaten Batang khususnya tidak diperpanjang, Kini kita beralih dengan semangat untuk kembali melakukan aktifitas baru dengan kembali bekerja seperti biasa namun tetap tidak meninggalkan protokol kesehatan saat melakukan rutinitas pekerjaannya dengan melakukan kebiasaan hidup bersih, New Normal.
Lebih lanjut, Tri Ananta Marhaendra, SH memekikkan semangat Kemerdekaan, Merdeka…..!!!
Selamat Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2020. Yang terpenting dan jangan sampai hilang dalam ingatan kita semua adalah Pancasila menjadi penyemangat kita bersama, bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila semenjak kelahirannya relevan untuk diimplementasikan oleh segenap Bangsa Indonesia, terlebih dalam situasi Pandemi Covid-19.
“Ini adalah sebagai bentuk implementasi dari nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila yakni dengan tindakan gotong royong menuju Indonesia yang lebih maju, Justru ditengah Covid-19, kita semua di uji kesabarannya sebagai anak bangsa. Mari bergerak bersma – sama guna memperkuat semangat gotong royong guna melawan Covid 19, “Tuturnya saat di sela – sela kesibukannya, Senin (1/6/2020).
Sesuai dengan Cuplikan Pidato – pidato Bung Karno pada tanggal 1 Juni 1945 sebagai berikut :
“Gotong royong adalah faham yang dinamis, lebih dinamis dari kekeluargaan, Saudara-saudara! Kekeluargaan adalah suatu faham yang statis, tetapi gotong royong menggambarkan suatu usaha, satu amal, satu pekerjaan, yang dinamakan anggota yang terhormat, Soekardjo satu karyo, satu gawe. Marilah kita menyelesaikan karyo, gawe, pekerjaan, amal ini bersama-sama.
“Pancasila dalam semangat gotong royong adalah pembantingtulang bersama, pemerasan keringat bersama, perjuangan bantu binantu bersama, amal semua untuk kepentingan semua, keringat semua untuk kebahagiaan semua. Holopis-kuntul-baris buat kepentingan bersama! Itulah gotong royong. Pidato Bung Karno.
“Prinsip gotong royong antara yang kaya dengan miskin, antara yang islam dengan kristen, antara yang Indonesia tulen dengan peranakan yang menjadi warga Indonesia utuh. Inilah saudara-saudara yang saya usulkan kepada saudara-saudara,” pidato Bung Karno.
Dengan demikian, Ketika Pancasila dikaitkan dengan situasi Pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, Semua anak bangsa harus menerapkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila,
“Bangsa Indonesia adalah bangsa yang berketuhanan Yang Maha Esa, Yang mengedepankan sikap ketaqwaan dan keimanan, bahwa Pandemi Covid -19 yang melanda negara Indonesia bahkan di hampir semua belahan dunia adalah cobaan dari Allah SWT terhadap umat Nya, Semoga badai Pandemi Covid 19 segera berlalu, terima kasih kepada para pejuang Covid 19 di garda terdepan seperti Dokter dan para medis serta relawan yang berjuang tak kenal lelah demi semua anak negeri, ” Pungkas Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kabupaten Batang Tri Ananta Marhaendra, SH.
Reporter : Puji_L






