Pringsewu medianasional.id — Kebakaran meludeskan satu unit rumah tinggal milik pensiunan pegawai negeri sipil (PNS) di Pekon Banyu Urip, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Pringsewu, Rabu (4/2/2026) siang.
Meski api menghanguskan hampir seluruh bangunan, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut.Kapolsek Sukoharjo AKP Juniko, mewakili Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra, membenarkan kejadian itu. Ia mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 14.00 WIB dan menghanguskan hampir 90 persen rumah permanen berukuran 8×9 meter milik Asnah (65).
“Rumah beserta seluruh isinya terbakar hampir seluruhnya. Beruntung tidak ada korban jiwa,” ujar AKP Juniko kepada awak media.
Kapolsek menjelaskan, kebakaran pertama kali diketahui oleh cucu korban, Rafa (13), yang saat itu berada di dalam rumah. Rafa mencium bau asap menyengat, lalu mengecek ke arah kamar belakang dan melihat asap tebal disertai api yang sudah membesar.
“Karena panik, saksi langsung berlari keluar rumah sambil berteriak meminta pertolongan,” katanya.
Teriakan tersebut didengar oleh Gunadi, tetangga korban, bersama warga sekitar. Warga kemudian berdatangan dan berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, banyaknya barang mudah terbakar membuat api cepat membesar dan sulit dikendalikan.
Api baru berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian setelah dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan melakukan pemadaman serta pendinginan. Setelah api padam, petugas kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan.
AKP Juniko menambahkan, kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp70 juta. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kebakaran diduga dipicu korsleting arus listrik dari alat pengecas telepon genggam.
“Sebelum kejadian, cucu korban lainnya, Haifa (9), diketahui sempat mengecas handphone di atas kasur di dalam kamar, kemudian ditinggal untuk mengikuti kegiatan sekolah. Hal tersebut diduga menjadi pemicu kebakaran,” pungkasnya.





