RKP Pekon Balak 2027 dan Rembuk Stunting Digelar, Peratin Sarnada Ajak Semua Elemen Bersinergi Bangun Pekon

Lampung Barat1352 Dilihat

Lampung Barat, Medianasional.id – Pemerintah Pekon Balak, Kecamatan Batu Brak, Kabupaten Lampung Barat menggelar Rapat Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Pekon Tahun 2027, Rembuk Stunting, serta Monitoring dan Evaluasi (Monev) Tahun 2027 di Aula Balai Pekon Balak, Selasa (28/7/2026).

Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Peratin Pekon Balak, Sarnada.

Dalam sambutannya, Sarnada menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur dan lembaga pekon yang telah hadir. Ia menegaskan bahwa upaya percepatan penurunan stunting merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang harus didukung oleh seluruh elemen masyarakat.

“Penanganan stunting adalah fokus utama sesuai program pemerintah pusat. Untuk itu, kita harus memberdayakan seluruh elemen masyarakat agar bersama-sama mencegah dan menurunkan angka stunting,” ujar Sarnada.

Ia mengungkapkan bahwa Pekon Balak pernah mencapai kondisi nol kasus stunting. Namun demikian, kasus pra-stunting masih perlu menjadi perhatian serius agar tidak berkembang menjadi stunting.

“Harapan kami, angka stunting yang ada di Pekon Balak dapat diatasi dan dicegah melalui kerja sama serta gotong royong seluruh pihak,” tambahnya.

Selain membahas penanganan stunting, Sarnada juga menyinggung penyusunan RKP Pekon Tahun 2027 yang harus disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat dengan mengedepankan skala prioritas pembangunan.

Menurutnya, sebagai salah satu pekon mandiri yang kini juga ditetapkan Pemerintah Provinsi Lampung sebagai Desa Wisata, Pekon Balak memiliki tanggung jawab yang semakin besar untuk mempertahankan dan meningkatkan berbagai capaian tersebut.

“Kepercayaan yang diberikan kepada Pekon Balak sebagai Desa Wisata menjadi motivasi bagi kami. Tugas ke depan memang lebih berat, namun akan terasa ringan apabila seluruh masyarakat terus bekerja sama demi kemajuan Pekon Balak,” katanya.

Sementara itu, Camat Batu Brak Rusman, S.Sos. MM. yang diwakili Kasi Pemerintahan Samsi, S.IP., menyampaikan permohonan maaf karena camat tidak dapat menghadiri kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Samsi menjelaskan bahwa penyusunan RKP merupakan agenda tahunan yang menjadi tahapan penting dalam menghimpun aspirasi masyarakat sebagai dasar pembangunan pekon pada tahun mendatang.

“Melalui forum ini seluruh usulan pembangunan dari masyarakat dapat dihimpun. Saya melihat seluruh elemen hadir pada hari ini, sehingga ini menjadi kesempatan yang baik untuk menyampaikan berbagai usulan demi kepentingan umum,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur di Pekon Balak dalam beberapa tahun terakhir memang masih terbatas. Namun demikian, pembangunan sumber daya manusia juga terus dilakukan sehingga arah pembangunan Pekon Balak ke depan sangat bergantung pada hasil musyawarah dalam forum tersebut.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai pencegahan dan penanganan stunting oleh tenaga kesehatan UPT Puskesmas Batu Brak, yang disampaikan oleh Mery.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Peratin beserta aparatur Pemerintah Pekon Balak, perwakilan Pemerintah Kecamatan Batu Brak, UPT Puskesmas Batu Brak, pendamping pekon, Babinsa, Bhabinkamtibmas, TP PKK, kader kesehatan, serta unsur lembaga kemasyarakatan pekon lainnya.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses