
Batang, medianasional.id Realisasi pemerintah pusat melalui BUMN akhirnya bergerak cepat setelah konsep Transit Orientide Developmen ( TOD ) yang ditawarkan Bupati Batang Wihaji mendapat persetujuan
Presiden Joko Widodo.
” Kalau tidak ada halangan besok Selasa 4/12/18 Menteri BUMN Ibu Rini Sumarno akan datang untuk pembahasan secara teknisnya, karena harus detail terkait dengan TOD,” kata Wihaji usai menerima tamu dari Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi kementerian BUMN Wahyu Kuncoro di Kantornya Batang Senin (3/12).
Dilanjutkan Ia pun mengatakan bahwa TOD merupakan penambahan rest area yang harus melibatkan dua Kementerian yaitu kementrian BUMN dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang punya ijin pembangunanya.”tuturnya.
“Kebetulan lokasi TOD berada di KM 390 yang letaknya berada di Celong Kecamatan Banyuputih yang tanahnya milik PT.PN 9 di bawah Kementerian BUMN namun yang mengijinkan Kementerian PUPR,” Kata Wihaji.
Adapun tahapan berikutnya berembug antara kedua kementerian tersebut dikatakan Wihaji, untuk membahas pembiayaan karena ada banyak yang akan di bangun, seperti Hotel, warung rakyat UMKM dan juga wisata agrobisnisnya.”tutur Wihaji.
” Tentu saya harap kita hanya mengusulkan dan menawarkan konsep yang selanjutnya pembiayaan pihak BUMN dan besar harapan untuk pasar rakyat bisa secara gratis di tempati oleh pelaku UMKM Batang yang terkena dampak jalan tol,” Pinta Wihaji.
Disampaikan oleh Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi kementerian BUMN Wahyu Kuncoro membenarkan akan hadirnya Menteri BUMN Rini Sumarno ke Batang.”ucapnya.
“Ibu Rini ke Batang memiliki dua agenda penting, yaitu mengecek kesiapan Pabrik Coklat dan melihat detail konsep TOD yang di tawarkan Bupati Wihaji,” kata Wahyu Kuncoro.
Dalam kesempatan ini, Ia juga mengatakan bahwa Kementerian BUMN sangat mensupport konsep TOD jalan tol, sehingga besok Ibu menteri akan membicarakan kongkrit dukungannya, karena harus di hitung dan di analisa secara cermat.
Kontributor : Sukirno
Editor : Puji_Leksono






