Rembuk Stunting: Upaya Pemkot menurunkan Angka Stunting dengan Posyandu

Maluku312 Dilihat

 

Ambon, medianasional.id – Pj. Wali Kota Ambon Drs. Bodewin.M. Wattimena, M.Si.,membuka Kegiatan Rembuk Stunting dan Penguatan Kapasitas Kader Posyandu, di lantai 1 Marina Hotel Ambon, pada Senin (3/4/23).

Dalam kegiatan tersebut, Pj. Wali Kota meminta semua Desa dan Kelurahan di Kota Ambon untuk membangun Posyandu, guna menurunkan angka stunting.

” Saya minta semua Desa/Negeri dan Kelurahan di Kota Ambon, untuk membangun Posyandu yang memenuhi indikator layanan kesehatan, demi menurunkan angka stunting. Hanya sebanyak 11 dari 314 Posyandu yang ada di Kota Ambon, yang memenuhi indikator layanan kesehatan seperti layanan kesehatan bagi ibu hamil, gizi, KB, dan imunisasi. Kegiatan Rembuk Stunting dan Penguatan Kapasitas Kader Posyandu bertujuan, untuk mengatasi masalah stunting di Kota Ambon, ” ujar Wattimena.

Bodewin mengungkapkan bahwa, sebagian besar Posyandu dilakukan secara darurat. Oleh karena itu, Ia meminta agar dana desa digunakan untuk bangun Posyandu berkualitas, yang memenuhi standar layanan kesehatan, tuturnya.

Selain itu, Bodewin juga menyoroti sekitar 2000 lebih rumah di Kota Ambon, yang tidak memiliki jamban, yang berdampak pada Keluarga Beresiko Stunting (KBS). Ia meminta agar, pembangunan jamban tersebut segera dituntaskan dengan ketersediaan anggaran dari Pemkot, dan dana CSR perusahaan yang ada di Kota Ambon, tandasnya.

” Saya minta agar dana Desa digunakan untuk bangun Posyandu berkualitas dan jamban untuk mengurangi risiko stunting ” ungkap Wattimena.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses