TERBELAI KEBANGSAAN
Badai Nasionalisme telah membawaku terbang jauh dalam cinta Ibu Pertiwi ini..
Akupun mulai dapat menangkap getaran cinta Ibu Pertiwi yang sering kesakitan menghadapi penyakit-penyakit pengganggu performa ideologi dan identitasnya..
Dari sana ia melambai-lambai dengan rayuan pulau kelapanya memanggil seluruh anak-anaknya agar kembali cinta..
Sebagaimana ibu yang senang melihat akur anak-anaknya dalam dekapan Bhinneka Tunggal Ika-nya..
dan terus membentangkan naungan Pancasilanya yang terus ia lakukan sejak keluarga ini merdeka..
Ya.. kita adalah keluarga.
Bung Karno berkata: perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri..
Aku tidak mau menjadi musuhmu wahai saudara-saudaraku. Sekalipun dalam perbedaan, kita adalah saudara, anak-anak Ibu Pertiwi.
Di sini aku berdiri, bersama Insan Pers Media Nasional, menebar gelora semangat kebangsaan… disini… saat ini… sampai akhir menutup mata…
Dirgahayu RI ke-76
Oleh: Glen Marlon Lasut
Wartawan Media Nasional Bogor Raya






