PT Montd’or Oil Tungkal Ltd Bungkam Terkait Polemik Jalan TMMD, Diduga Lobi Senyap ke Pemkab Tebo

Tebo9257 Dilihat
TEBO, medianasional.id – Sikap tertutup manajemen PT Montd’or Oil Tungkal Ltd terkait rencana penggunaan jalan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo, memicu kritik tajam dan spekulasi publik. Hingga Senin (4/5/2026), upaya konfirmasi yang dilayangkan awak media kepada pihak Humas perusahaan tidak mendapatkan respons.
Bungkamnya pihak perusahaan berbanding terbalik dengan informasi yang beredar di lapangan. Perwakilan Humas PT Montd’or Oil, Ahmad Firdaus, diduga tengah melakukan pendekatan intensif atau “lobi senyap” kepada Pemerintah Kabupaten Tebo, Pemerintah Desa Kunangan, dan Kelurahan Sungai Bengkal.
Langkah ini disinyalir sebagai upaya perusahaan mencari jalur alternatif melalui jalan TMMD, menyusul belum tuntasnya pembebasan lahan warga untuk proyek pipa gas menuju Kabupaten Batanghari. Sebagian warga dilaporkan masih menolak skema ganti rugi yang ditawarkan, sehingga pengerjaan pipa gas di jalur utama terhambat.
Menanggapi situasi ini, Ketua Lembaga Adat Melayu Jambi (LAMJ) Kecamatan Tebo Ilir, Muhammad Isya, memperingatkan perusahaan agar tidak mengambil langkah sepihak. Ia menegaskan bahwa jalan TMMD tersebut memiliki nilai sejarah karena dibangun dari swadaya masyarakat sejak tahun 1980-an sebelum akhirnya diperlebar oleh pemerintah.
“Jalan tersebut adalah amanah warga untuk kepentingan umum. Jika perusahaan ingin memanfaatkannya untuk kepentingan komersial, harus ada transparansi dan kesepakatan terbuka dengan masyarakat,” ujar Muhammad Isya.
Ia juga menambahkan bahwa manuver perusahaan yang terkesan menghindari komunikasi publik namun bergerak di balik layar berpotensi memicu gesekan sosial.
“Tanpa komunikasi yang jelas dan terbuka, tindakan ini bisa memicu konflik di tengah masyarakat,” tegasnya.
Hingga rilis ini diterbitkan, baik Ahmad Firdaus maupun Rahmat Hidayat selaku perwakilan Humas PT Montd’or Oil Tungkal Ltd, belum memberikan pernyataan resmi terkait polemik penggunaan jalan publik tersebut maupun kejelasan mengenai kelanjutan pembebasan lahan warga.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses