Merangin, medianasional.id – Pekerjaan proyek taman kota di Kabupaten Merangin Provinsi Jambi tepatnya di samping Mapolres Merangin diduga sarat masalah.
Saat media melakukan investigasi di lokasi pekerjaan, menemukan adanya jalan setapak proyek yang sudah retak padahal proyek tersebut sedang dikerjakan.
Selain itu, berapa pekerjaan proyek taman kota diduga mulai mengalami keretakan yang cukup parah.
Adapun anggaran proyek penataan taman kota Merangin Tengah bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Merangin senilai Rp. 3 Miliar.

Dari pantauan media ini sejak awal sudah menduga pengerjaan proyek taman kota ini tidak direncanakan dengan matang dan dikerjakan asal – asalan.
Situasi di lapangan pda Sabtu 18 Oktober 2025 menunjukan bahwa proyek tersebut dikerjakan asal – asalan karena terlihat dari kualitasnya, sedangkan pekerjaan ini di tengah kota Bangko.
Kepala tukang bernama Endang saat dikonfirmasi media ini tidak tahu nama kontraktor, dia hanya melalui tukang pertama dengan gaji harian lepas sebanyak Rp 160.000/ hari.
Jangan hanya sekedar dikerjakan saja dengan dana yang sangat fantastis, pihak konsultan pengawas harus bertanggung jawab dalam pekerjaan tersebut karena tidak sesuai dengan ketentuan.
Taman Kota adalah taman yang berada di lingkungan perkotaan dalam skala yang luas dan dapat mengantisipasi dampak-dampak yang ditimbulkan oleh perkembangan kota dan dapat dinikmati oleh seluruh warga kota.
Diharapkan DPRD kabupaten Merangin yang membidangi pekerjaan ini untuk memanggil pihak ketiga dan Dinas PUPR Merangin untuk mengaudit proyek tersebut.
Sementara, Kadis PUPR Merangin terkait beberapa pekerjaan yang retak belum ada peninjauan dari pihak yang terkait dan belum berhasil dikonfirmasi.






