
Batang, medianasional.id
Sejak status tanggap darurat bencana Covid 19 pada 31 Maret 2020 yang lalu, dan diputuskan berakhir tanggal 29 Mei 2020 keputusan tersebut berdasarkan surat edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 No 6 Maret 2020 yang beberapa waktu lalu. Dan juga surat tersebut mendasari Keputusan Presiden nomor 12 tahun 2020 tentang penetapan status bencana non alam Covid 19 sebagai bencana nasional.
Pandemi Covid 19 yang melanda hampir di semua belahan dunia juga berdampak pada semua sektor. Tanpa kecuali lokasi wisata kolam renang dan tempat main anak Bina Garut yang berada di Desa Binangun Kecataman Bandar Kabupaten Batang Provinsi Jawa Tengah ikut terdampak.
Sebelum adanya Virus Corona melanda negeri ini, Tiap musim liburan dan liburan Hari Raya ribuan pengunjung datang dari berbagai daerah seperti Kendal, Pekalongan, Kabupaten Pekalongan dan juga warga sekitar untuk bersenang – senang bersama keluarga dan sahabat.
Namun, Sejak Pandemi Covid 19 wisata Bina Garut tutup hingga kini belum buka karena mengikuti anjuran pemerintah sampai dengan batas waktu yang belum di tentukan. Dilokasi hiburan pun sekarang ini kolom renang terlihat menghijau dan di kanan kiri nampak pupuk kandang.
Menurut H. Slamet selaku Owner dari pada wisata Bina Garut saat di temui di lokasi pada Senin (8/6/2020) mengatakan, bahwa semenjak adanya wabah Corona di semua belahan dunia termasuk Indonesia juga ikut terdampak, dan juga terkena dampaknya termasuk lokasi kolam renang dan kuliner Bina Garut ikut merasakan dampak wabah virus corona tersebut. Semenjak adanya himbauan pemerintah lokasi ini tutup dan karyawan diliburkan, Namun, saat lebaran tahun 1441 Hijriyah Management Bina Garut masih memberikan tunjangan hari raya ala kadarnya.
“Saya masih memberikan tunjangan hari raya idul fitri 1441 Hijriyah kemarin, namun karena usaha gak buka kita tidak bisa memberikan upah, ” Ungkap H. Slamet.
Ia juga menjelaskan, Dengan adanya Pandemi Covid 19 ini lokasi halaman dan aula Bina Garut dijadikan lokasi pemprosesan pupuk kandang. Ide ini tiba-tiba muncul karena melihat karyawan pada nganggur tidak bekerja.
Diharapkan dengan mengisi waktu kosong sebelum dibuka kembali oleh dinas terkait yakni Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Dispapora) Kabupaten Batang, area halaman Bina Garut ini kita upayakan untuk mengais rejeki dengan membuat pupuk organik.
“Alhamdulillah, Sejak usaha pupuk kandang berjalan bisa mempekerjakan 4 orang walaupun belum bisa kasih upah mahal,” Jelas Pemilik Bina Garut H. Slamet dilokasi.
H. Slamet berharap segera ada pemberitahuan dari Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Batang memberikan surat pemberitahuan kembali pembukaan tempat wisata dan hiburan rakyat.
“Sebelum ada edaran atau pemberitahuan dari Dinas terkait biar saja seperti ini, ” Pungkasnya.
Reporter : Puji_L






