
Pasuruan, medianasional.id – Sekitar lebih kurang 5.000 jama’ah tumpah ruah di halaman Mapolres Pasuruan, Jl. Dr. Soetomo No. 01, Kec. Bangil, Kab. Pasuruan dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Senin (11/11/19) dari pukul 18.30 sampai dengan pukul 22.45 wib.
Dalam kegiatan tersebut, tampak hadir Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan S.I.K., S.H., M.H, Danyonkaf 8 Beji Letkol Kav Suntara Wisnu Budi Hidayanta, SH, Wakil Bupati Pasuruan KH. A. Mujib Imron, SH. HM, Sekda Kab. Pasuruan Drs. Agus Setiadji, Perwakilan Kasdim 0819 Mayor Sultoni, Kasubdik Kajari Kab. Pasuruan Laode Tafrin Mada S.H, Ketua MUI Kab. Pasuruan KH. Nurul Huda, Wakil Rois Suriyah PWNU Jatim KH. Ali Mashan Musa, Habib Alwa Asegaf, Ketua FKUB Kab. Pasuruan H. Syaiful Anam, M. Pdi, Penasehat Aswaja Bangil KH. Nur Kholis Mustari, Pengurus PCNU Kab. Pasuruan KH. Abdus Shomat, Pengasuh Ponpes Al-Ghozali Gus Roni, Pengasuh Ponpes Wachid Hasyim Bangil Gus Wildan, PJU Polres Pasuruan, Kapolsek Jajaran Polres Pasuruan, Anggota Polres dan Polsek Jajaran Polres Pasuruan, Anggota Kodim 0819 Pasuruan dan Yonkav 8 Beji, Santriawan dan Santriwati Pasuruan serta masyarakat Polres Pasuruan.

Acara dimulai dari pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an oleh Qori Ust. Sholikin dan Sari Tilawah BRIPDA Ika Anggraeni Putri Choiri.
Dalam sambutannya Kapolres Pasuruan mengharap kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan bisa membawa berkah dan keselamatan bagi masyarakat Kab. Pasuruan, khususnya yang hadir pada kegiatan tersebut. “Mari sama-sama kita mendengarkan Maulidulkhasanah, semoga bisa menambah wawasan kita tentang arti dan makna peringatan Nabi Muhammad SAW,” ujar Kapolres Pasuruan dalam sambutannya.
Maulidhoh Khasanah oleh Wakil Rois Suriyah K.H. Ali Mashan Musa diantaranya menjelaskan tentang salah satu keistimewaan umat Rasululloh dalam makna Rahmatan Lil alamin, bahwa Allah S.W.T tidak langsung menghukum umat Nabi Muhammad SAW bila melakukan kesalahan, tidak seperti umat Nabi yang lain dan penjelasan tentang makna Piagam Madinah yang menjadi pedoman para ulama dalam merumuskan dasar NKRI, Bhineka Tunggal Ika.
Acara kemudian dilanjut dengan Hikmah dan senandung sholawat bersama Habib Alwi Asegaf, doa bersama yang dipimpin oleh Ketua MUI Kab. Pasuruan K.H. Nurul Huda dan di tutup dengan acara ramah tamah serta sesi foto bersama.
Reporter : Tara
Editor : Sunarto






