Petugas Parkir Tidak Ramah Dikeluhkan Masyarakat Pengunjung Pasar Wangon

Banyumas1167 Dilihat

Banyumas, medianasional.id – Keluhan mengenai ketidakramahan dan pelayanan parkir yang tidak profesional kembali mencuat dari masyarakat pengunjung Pasar Wangon, Banyumas. Banyak pengunjung yang merasa kesal dengan sikap petugas parkir atau juru parkir (jukir) di lokasi tersebut.

Masalah utama yang diangkat bukan hanya terletak pada pungutan biaya, melainkan pada sikap dan cara kerja petugas. Pengunjung melaporkan bahwa petugas sering kali terlihat tidak ramah dan terburu-buru di awal dalam meminta uang parkir, bahkan kepada pengendara yang masih duduk di atas motornya dan hanya berhenti sebentar. Praktik ini dinilai sebagai pungutan liar (pungli) karena kendaraan belum benar-benar diparkir. Bahkan ada yang merasa diludahi walau ludahnya ke tanah.

Selain itu, masyarakat merasa pelayanan yang diberikan jauh dari harapan. Tugas dasar petugas parkir seperti menata kendaraan dengan rapi dan membantu pengunjung mengambilkan atau mengatur motornya dianggap sering diabaikan. Kesannya, petugas hanya fokus pada pemungutan biaya tanpa memberikan pelayanan yang layak.

Kekesalan bertambah dengan sistem parkir yang dianggap kacau. Beberapa pengunjung mengaku harus membayar parkir berkali-kali dalam satu kali kunjungan belanja jika mereka berpindah area di dalam pasar, tanpa adanya bukti karcis yang jelas. Situasi ini menimbulkan rasa tidak nyaman dan kecurigaan terhadap transparansi pengelolaan.

Masyarakat berharap pihak pengelola Pasar Wangon dan dinas terkait segera turun tangan. Mereka mendesak agar petugas parkir diberikan pembinaan khusus mengenai etika pelayanan, komunikasi yang baik dengan pengunjung, serta prosedur parkir yang benar dan transparan. Tujuannya, agar para pengunjung bisa berbelanja dengan nyaman tanpa merasa direpotkan atau diperlakukan dengan tidak ramah oleh petugas parkir.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses