PURBALINGGA.medianasional.id – Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif kasih ultimatum keras buat semua pejabat. Jangan cuma jadi tukang stempel administrasi.
Saat melantik 7 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Pendapa Dipokusumo, Senin (21/09/2026), Fahmi menegaskan: Pejabat Eselon II, III, IV wajib jadi problem solver.
“Seorang pemimpin adalah problem solver. Jangan tinggal diam ketika melihat ada yang keliru dan harus diperbaiki, terlebih itu berkaitan dengan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.
Menurutnya, jabatan itu bukan cuma tanggung jawab administratif, tapi amanah moral.
PR Wajib Buat Kepala OPD: Inovasi Nyata, Bukan di Kertas
Khusus untuk Eselon II, Fahmi minta tidak main-main. Tiap Kepala OPD wajib melahirkan satu inovasi yang paling dibutuhkan masyarakat di bidangnya. Dan harus bisa direalisasikan, ada output jelas yang dirasakan warga.
Matikan Ego Sektoral
Fahmi juga menyoroti penyakit birokrasi yang sering bikin pelayanan lambat: ego sektoral.
“Jangan ada ego sektoral. Antar-OPD harus saling support agar persoalan yang dihadapi masyarakat dapat diselesaikan dengan baik,” ujarnya.
7 Pejabat yang Dilantik:
1. Tri Gunawan Setyadi (Staf Ahli) -> Kepala Dinas Perhubungan 2. Much Umar Faozi (Kepala Kesbangpol) -> Kepala Dinkominfo 3. Johan Arifin (Kepala DPMPTSP) -> Kepala Dinperinnaker 4. Sutrisno (Kepala Dishub) -> Kepala BPBD 5. Revon Haprindiat (Kepala BPBD) -> Kepala Kesbangpol 6. Bambang Triono (Kepala DLHPRKP) -> Staf Ahli Bupati 7. R. Budi Setiawan (Kepala Dinkominfo) -> Kepala DPMPTSP
Jabatan Kepala DLHPRKP untuk sementara diemban Plt Nugroho Priyo Pratomo (Kepala Bapperida).
Pelantikan turut dihadiri Wabup Dimas Prasetyahani dan Sekda Herni Sulasti.
Al-76





