Pentingnya Menjaga Bumi

Oleh :
M Ihzanul Chozain
Mahasiswa UIN Walisongo Semarang
Sudahkah kalian menjaga Bumi ini? Bumi yang selama ini kita tinggali sudah semestinya wajib untuk kita jaga. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa sejarah telah menetapkan pada tanggal 22 April sebagai Hari Bumi Sedunia. Tanggal ini bertepatan pada musim semi di Northem Hemisphere (belahan Bumi utara) dan musim gugur di belahan Bumi selatan. Hari Bumi Sedunia pertama dicanangkan oleh Senator Amerika Serikat yang bernama Gaylord Nelson pada tahun 1970. Ditetapkannya Hari Bumi Sedunia ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap planet Bumi yang sudah semakin rusak dengan berbagai pencemaran lingkungan yang ada.
Apakah menjaga Bumi itu penting? Tentu aja menjaga Bumi sangat lah penting dan merupakan suatu kewajiban bagi kita sebagai penduduk Bumi. Bumi yang kita tinggali ini telah memberikan kita apa pun yang kita butuhkan. Dengan menjaga Bumi kita telah melaksanakan kewajiban kita sebagai penduduk Bumi yang baik, dan juga kita pun akan merasa nyaman tinggal di Bumi ini.
Lalu apa kabar Bumi kita sekarang? Seperti yang kita ketahui, Bumi kita yang sekarang sedang sakit. Penduduk Bumi sekarang ini terancam dengan adanya Pandemi COVID-19 yang tengah melanda. Namun, apakah hanya sekarang ini keadaan Bumi tidak baik? Sebenarnya sudah banyak permasalahan Bumi yang dihadapi sebelumnya. Berbagai permasalahan yang telah dihadapi seperti polusi udara, peningkatan suhu udara yang membuat menipisnya lapisan ozon, penggundulan hutan, dan lain sebagainya.
“Manusia membakar bahan bakar fosil, seperti minyak, batu bara, dan gas. Semua itu melepaskan karbon dioksida (CO2), metana, dan gas lainnya ke atmosfer, dan lautan Bumi. Nah, CO2 ini adalah adalah gas rumah kaca yang paling bertanggung jawab untuk pemanasan global,” papar Benjamin yang dikutip dari USA Today, Senin (22/4/2019).
Kemudian, tanpa kita sadari dan tanpa kita sengaja, manusia adalah penyebab kerusakan utama dari Bumi ini. Banyak kebiasaan dan gaya hidup kita yang dapat menyebabkan kerusakan pada Bumi. Pola hidup yang seperti itu merupakan pola hidup yang buruk dan sudah semestinya harus kita hilangkan dari diri kita. Menurut sebuah study yang diterbitkan oleh jurnal Nature Climate Change pada Februari 2019, menyebutkan jika perubahan iklim yang terjadi selama beberapa dekade dipengaruhi oleh ulah manusia. Benjamin Santer dari Lawrence Livermore National Laboratory seorang peneliti di California juga mengatakan bahwa kemungkinan 99,999% pemanasan global disebabkan oleh manusia. Lantas apakah Pandemi COVID-19 yang tengah melanda ini merupakan sebuah teguran kepada manusia karena sudah merusak Bumi? Hal itu lah yang kini menjadi pertanyaan besar bagi para penduduk Bumi.
Lalu bagaimana solusi untuk menjaga bumi? Yang paling penting adalah bagaimana kita semua sebagai penghuni bumi untuk tetap menjaga dan berkontribusi dalam menyelamatkan bumi yang kita tinggali ini dari kehancuran oleh tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab. Kita bisa memolainya dari langkah yang kecil, yaitu dengan membuang sampah pada tempatnya, mengurangi penggunaan plastik, menghemat pemakaian air dan pemakaian listrik, serta hal lainnya yang dapat kita lakukan untuk menjaga Bumi. Semua itu harus kita lakukan tidak hanya pada Hari Bumi saja, tetapi harus juga kita lakukan setiap saat. Selamat Hari Bumi Sedunia.
Editor : Abu Bakar Sidik




