Pengajian Rutin Laskar Kyai Gentho, Jaga Persatuan Islam Jangan Mudah Mengkafirkan Orang

Jawa, Jawa Tengah, Kendal415 Dilihat

KENDAL- medianasional.id- Laskar Kyai Gentho (Generasi Tobat) mengadakan pengajian rutin istighosah dan mujahadah, Selasa malam Rabu di Brangsong, Kendal Jawa Tengah, Selasa, 30/3/2021.

Acara yang dihadiri puluhan Jamaah dari Majelis Laskar Kyai Gentho, Rajekwesi Limo, Kelabang Hitam dan warga sekitar dibuka dengan pembacaan surat Yasin dan Tahlil.

Pembina Laskar Generasi Thobat ( Laskar Kyai Gentho), Kyai Ahmad Said Zein, dalam tausiyahnya menyampaikan pentingnya peran kyai dan guru dalam belajar, terutama dalam pendidikan beragama.

“Belajar agama tidak bisa jika hanya bermodalkan terjemahan, harus dengan mengikuti para kyai dan guru yang menguasai ilmu agama secara keseluruhan” papar Kyai Said

Menurut Kyai Said, yang juga sebagai Komandan Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) Banser Kecamatan Brangsong itu berharap kepada para jamaah agar betul-betul menjadi muslim yang sepenuhnya, tidak setengah hati.

Kyai Said juga mengatakan agar berhati-hati terhadap golongan yang merasa paling benar dan jangan menjadi seorang muslim yang dengan mudahnya mengkafirkan orang lain.

“Jangan mudah mengkafirkan orang lain, jaga keharmonisan Islam dan Nasionalisme, semoga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dalam lindungan Allah SWT serta aman sentosa,” imbuh dia.

Sementara Agus Purwanto Ketua Rajekwesi Limo yang juga menjadi jamaah pengajian Laskar Kyai Gentho menuturkan, setelah mengikuti pengajian ada ketenangan dan kedamaian hati.

“Hati jadi lebih tenang, walaupun sebelumnya kami dikenal sebagai organisasi preman, Alhamdulillah perlahan lahan kita bisa berubah, mudah mudahan Laskar Kyai Gentho bermanfaat bagi masyarakat dan umat,” pungkas Agus.

Sebagai informasi, Pengajian Laskar Kyai Gentho, jamaahnya dari berbagai kalangan, seperti mantan preman dan juga masyarakat umum.(AERO)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses