Lampung Selatan, medianasional.id – Kemampuan memilah informasi menjadi kebutuhan penting bagi generasi muda di tengah derasnya arus informasi digital. Hal itu menjadi perhatian Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (PD IWO) Lampung Selatan melalui program IWO Go To School yang kali ini menyambangi SMA Negeri 1 Sragi, Rabu (7/10/2026).
Puluhan siswa SMAN 1 Sragi mengikuti kegiatan Sekolah Jurnalis IWO yang digelar di ruang kelas sekolah tersebut. Para peserta mendapat pembekalan mengenai dasar-dasar jurnalistik sekaligus pentingnya bersikap kritis dalam menerima dan menyebarkan informasi di media digital.
Kegiatan dihadiri Ketua PD IWO Lampung Selatan Sior Aka Prayudi selaku penanggung jawab program, dengan Yoan Doni sebagai pemateri. Sementara Kepala SMAN 1 Sragi Zaelani, S.Pd., M.Pd., yang berhalangan hadir, diwakili Waka Kesiswaan Puji Hartono, S.Pd., yang sekaligus membuka kegiatan.
Dalam sambutannya, Puji Hartono mengapresiasi IWO Lampung Selatan yang memilih SMAN 1 Sragi sebagai lokasi pelaksanaan Sekolah Jurnalis.
Menurutnya, kecakapan bermedia menjadi bagian penting dari pendidikan siswa di tengah perkembangan teknologi informasi.
“Siswa tidak hanya dituntut pintar secara akademik, tetapi juga harus cerdas bermedia, mampu menyaring informasi dan tidak mudah termakan hoaks,” ujar Puji.
Ia berharap keterampilan jurnalistik yang diperoleh peserta dapat diterapkan dalam berbagai aktivitas sekolah, termasuk pengelolaan majalah dinding, media sosial OSIS maupun publikasi kegiatan sekolah.
Ketua PD IWO Lampung Selatan Sior Aka Prayudi mengatakan, program IWO Go To School merupakan bentuk komitmen organisasi untuk ikut berkontribusi dalam meningkatkan literasi media di kalangan pelajar.
“IWO tidak hanya memiliki tanggung jawab dalam pemberitaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral memberikan edukasi jurnalistik kepada generasi muda,” katanya.
Ia menambahkan, pelajar perlu memahami dasar jurnalistik, etika bermedia, ketentuan dalam UU ITE, serta cara mengenali dan menangkal informasi palsu.
“Harapannya, dari kegiatan ini lahir jurnalis-jurnalis muda yang memiliki kemampuan menulis sekaligus memahami etika dan tanggung jawab dalam menyampaikan informasi,” ujar Sior.
Pada sesi utama, Yoan Doni memberikan materi mengenai dasar-dasar jurnalistik. Siswa dikenalkan dengan karakteristik berita, perbedaan berita dan opini, teknik penulisan menggunakan prinsip 5W+1H, teknik wawancara, serta etika penggunaan foto dan video untuk kebutuhan pemberitaan.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Sejumlah siswa aktif mencatat dan mengajukan pertanyaan. Bahkan, beberapa peserta langsung mencoba mempraktikkan penulisan berita singkat berdasarkan kegiatan yang sedang berlangsung.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama pengurus IWO Lampung Selatan, pihak sekolah dan para peserta.
Melalui Sekolah Jurnalis IWO, pelajar diharapkan tidak hanya mampu menghasilkan karya jurnalistik, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang kritis, cermat dan bertanggung jawab dalam menggunakan media digital.






