Pemuda Pancasila Harus Intelektual dan Patuh Aturan Hukum Bukan Organisasi Preman

Batang1010 Dilihat


Batang, medianasional.id
Usai beberapa waktu lalu para anggota ormas Pemuda Pancasila mendapat gemblengan pendidikan dan pelatihan, kini Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Batang menyerahkan sertifikat kepada 487 personil yang mengikuti diklat Komando Inti Mahatidana (Koti).

Nampak hadir dalam kegiatan itu, Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Jawa tengah Bambang Eko Purnomo (BEP), Ketua MPC Batang M Sodik beserta jajaran pengurus, kegiatan berlangsung di Batang Teras Pandawa (BTP) Batang, Selasa, (19/7/2022).

Ketua MPC Pemuda Pancaila Batang M. Sodik mengatakan, diklat Koti yang berlangsung beberapa waktu lalu di Kecamatan Blado, tidak hanya diikuti oleh peserta dari Batang saja, namun dari MPC kabupaten sebelah. Dari Batang hanya ada 362 siswa, selebihnya dari kabupaten tetangga. PP Kabupaten Batang sekarang ini sudah memiliki Koti lengkap. Dari semua siswa yang melaksanakan pelatihan Koti, ada empat personal yang tidak lulus karena sakit.

Disamping gemblengan fisik PBB, Peserta pendidikan dan pelatihan yang dilaksanakan selama dua hari beberapa waktu yang lalu juga diberikan materi tentang supremasi hukum, kedispilinan dan pendidikan idiologi Pancasila.

“Kita berharap mereka mengikuti diklat Koti mememiliki mental idiologi Pancasila yang kuat, hebat dan menjadi kader – kader Pemuda Pancasila yang profesional dan tidak lagi terkesan premanisme. Tapi memiliki intelektual dan menjadi kader pemimpin masa depan,” beber M. Sodik.

Kita apresiasi dan memberjkan penghargaan kepada lima siswa lulus dengan nilai terbaik. Mereka mimiiliki prestasi bagus di semua materi yang diberikan oleh pendidik.

Ditempat itu, Ketua MPW Jawa Tengah Bambang Eko Purnomo mengatakan, sudah tidak lagi zamannya anggota Pemuda Pancasila memiliki jiwa premanisme.

Jadi, badan besar dan berkumis tebal, berwajah sangar tidak lagi zamannya petantang petenteng. Tapi Pemuda Pancasila sekarang harus memiliki intelektual dan patuh aturan hukum sesuai anggaran dasar rumah tangga organisasi.

Ia juga menyampaikan, anggota Koti sekarang harus memilik sikap dan perilaku yang baik. Jangan ada provokasi. Karena anggota Pemuda Pancasila diciptakan untuk satu komando dengan pimpinannya dari mulai MPP, MPW, MPC dan PAC.

Jangan tanyakan kita dapat apa dari organisasi Pemuda Pancasila, tapi apa yang kita berikan untuk membesarkan organisasi Pemuda Pancasila. *

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses