AMBON, medianasional.id – Cuaca ekstrim berupa hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi disertai angin kencang mengancam keselamatan warga Kota Ambon. Dalam mengantisipasi bahaya pohon tumbang, Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ambon, bersama OPD teknis seperti Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar), Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP), serta Dinas Perhubungan (Dishub), telah melakukan kegiatan penebangan pohon di beberapa titik strategis.
Kepala BPBD Ambon, Fahmi Salatalohy, pada Selasa(25/6/14) di Ambon, menyatakan bahwa penebangan dilakukan selama 14 hari dalam masa tenggang darurat bencana. Titik-titik yang menjadi prioritas termasuk Lateri, Laha, Tawiri, Halong, Kudamati, dan Wainitu, serta daerah-daerah lain yang telah terdeteksi rawan. Langkah ini diambil untuk memastikan keamanan masyarakat selama beraktivitas di kota ini.
Kepala Dinas Damkar Ambon, Edwin Pattikawa, juga menegaskan bahwa kegiatan penebangan ini merupakan respons terhadap himbauan BMKG terkait kondisi cuaca berbahaya di sebagian wilayah Maluku dan Kota Ambon. Penebangan dilakukan secara selektif untuk mengurangi risiko pohon tumbang yang dapat membahayakan warga dan infrastruktur.






