Pemkab Mukomuko Wujudkan Rest Area di Jalinsum Padang – Bengkulu

Advertorial, Mukomuko563 Dilihat

Mukomuko, Medianasional- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko, melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) telah mewujudkan pembangunan rest area di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) yang menghubungkan Padang – Bengkulu, tepatnya di Pantai Abrasi Air Pungkur, Kelurahan Koto Jaya, Kecamatan Kota Mukomuko. Tahap awal, bangunan fisik rest area yang dibangun di atas lahan seluas 2 hektar, meliputi box culvert, mushola, toilet, dan sejumlah bangunan fisik lainnya.

Kepala Disparpora Kabupaten Mukomuko, Agus Harvinda. ST. M.SI ketika dikonfirmasi memgungkapkan, titik nol pembangunan rest area telah dilakukan pada hari Selasa (13/9) lalu. Pembangunan rest area tahap awal, Pemkqb Mukomuko menyediakan alokasi anggaran bersumber dari APBD Kabupaten Mukomuko sekitar Rp 800 juta. Setelah proses perencanaan rampung, kegiatan tersebut dilelang di Unit Pengadaan Barang dan Jasa (UPBJ) Mukomuko dan dimenangkan oleh CV Gerbang Interprice dengan nilai kontrak sekitar Rp 666,6 juta.

“Untuk merampungkan proyek rest area diatas lahan hak guna usaha (HGU) milik PT Agro Muko, pihak rekanan diberi waktu selama 100 hari kerja. Dan kami minta pihak kontraktor dapat menjalankan pekerjaanya dengan baik,” tegas Harvinda.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Mukomuko, Agus Harvinda ST, MT

Masih dijelaskan Harvinda, dari hasil monotoring pihaknya di lapangan, realisasi pekerjaan fisik rest area di wilayah itu, saat ini sudah mencapai angka sekitar 50 persen. Disparpora Mukomuko yakin, pekerjaan tersebut dapat dituntaskan dengan baik hingga batas waktu akhir pekerjaan di bulan Desember mendatang.

“Kami yakin pekerjaan pembangunan rest area tahap awal ini rampung. Jika nanti rampung, hasil pekerjaan itu bisa dinikmati langsung masyarakat,” ujarnya.

Selanjutnya, untuk menuntaskan pembangunan rest area di Pantai Abrasi Air Punggur, pihaknya kembali mengajukan anggaran baik di APBD maupun APBN. Menurut Harvinda, untuk menuntaskan pembangunan rest area dibutuhkan anggaran lebih dari Rp 3 miliar. Anggaran tersebut untuk membangunan ruang terbuka hijau, kios pedagang, hotmik jalan, lampu, dan lainnya.

“Jika semua sarana dan prasaran rest area sudah ada, lokasi itu akan dijadikan sasaran lokasi tempat wisata bagi masyatakat baik dari daerah ini maupun luar daerah. Sebab lokasi rest area berada persis di pinggir pantai. Mudah – mudahan saja usulan anggaran yang kami ajukan dapat diakomodir,” harap Harvinda.

Senada juga disampaikan Sekda Kabupaten Mukomuko, Drs. Yandaryat P. Pembangunan rest area di pantai abrasi, sudah lama direncanakan. Dan di tahun 2019 lalu, Pemkab Mukomuko meminta terhadap perusahaan perkebunan agar dapat menghibahkan lahan HGU nya.

“Pihak perusahaan sanggup menghibahkan lahan HGU seluas 2 hektar. Alhamdulillah, tahun ini pembangunan rest area sudah kita mulai,” ujar Sekda

Rest area, menurut Sekda sangat penting ada di Mukomuko. Sebab daerah ini menjadi lintasan masyarakat baik yang akan ke Bengkulu maupun Padang. Pengguna kendaraan yang melintas, butuh istirahat. Baik karena lelah, sholat, atau yang ingin buang air kecil atau besar.

“Dan tempat khusus untuk itukan belum ada selama ini. Kalau rest area nanti jadi, akan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Sebab lokasinya berada di pinggir pantai,” jelasnya. (Wanti/ Adv)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses