
Pekalongan,medianasional.id
Geliat semarak tasyakuran legenanan sedekah bumi desa Dororejo Kecamatan Doro Kabupaten Pekalongan terasa meriah, sorak sorakan dan iringan masyarakat menggunakan berbagai busana tradisional dan beberapa parodi menghiasi semarak gebyar jalannya tasyakuran sedekah bumi.
Sabtu, 17 Mei 25.
Hedra (42) tahun warga Doro yang kebetulan datang kelokasi sangat kagum melihat semarak jalannya acara legenan tahun ini yang begitu meriah, berjalan dengan berbagai kreasi anak negeri dalam mengungkapkan rasa syukur atas kuncuran nikmat serta karunia Allah SWT atas melimpahnya hasil pertanian bumi Dororejo, ungkapnya.

Hiruk pikuk, lalu lalang masyarakat dalam berbagai busana tradisional hingga parodi menghiasi acara sedekah bumi Desa Dororejo nampak meriah, berjalan dalam harmo, kebersamaan seiring ,selaras dengan kearifan budaya lokal yang terus terjaga.
Terlihat tumpukan hasil pertanian desa Dororejo yang membentuk gunung juga terlihat memanjakan setiap mata yang melihat. Berbagai acara disiang hari hingga malam hari adalah bagian dari aplikasi nilai tasyakuran atas segala nikmat yang tuhan berikan kepada bumi Dororejo yang berkah, makmur, sentosa dan sejahtera.
Lautan manusia hadir berbondong – bodong kebalai desa Dororejo membanjiri puncak acara legenanan sedekah bumi, dimana puncak acara pada malam harinya akan ada pementasan wayang kulit Ki Dalang Santoso Joko Bledeg, S AP, MPd dari Kab.Kebumen Jawa Tengah.

Star acara pengarakan hasil panen bumi dimulai dari Balaidesa, hingga keliling desa, kembali ke Balaidesa. Kegiatan demikian terjaga setiap setahun sekali dalam geliat semarak Legenanan Sedekah bumi desa Dororejo.
Alimin Slamet Kepala Desa Dororejo menyampaikan rasa terima kasih sebesar-besarnya atas partisipasi semua elemen masyarakat Dororejo yang telah antusias hadir memeriahkan acara, serta tidak lupa saya ucapkan puji syukur kepada Allah SWT sehingga acara pada siang hari ini acara berjalan lancar dan meriah, dan harapannya entar malam juga berjalan lancar,”ungkap Alimin yang akrab dengan sapaan Gus Limin.
Lebih lanjut Ia menuturkan bahwa kegiatan tasyakuran legenanan sedekah Bumi Desa Dororejo setiap tahun kita laksanakan, karena ini bagian ungkapan rasa syukur, dan pembinaan akar budaya guna memperkuat jalinan silaturahmi atar warga masyarakat yang terkemas dalam berbagai bentuk kreasi kegiatan.
Intinya acara hari ini adalah bagian ungkapan rasa syukur yang mendalam atas segala hasil alam atau bumi yang melimpah ruah, sehingga kita patut syukuri bersama,”himbauannya.
“Dengan berterima kepada Allah SWT atas segala nikmat yang diberikan, sehingga insya Allah akan dilipat gandakan dengan berbagai nikmat – nikmat lain yang tidak terhitung nilainya,”tuturnya.
Hal ini tentunya bagian kebersamaan semua lapisan masyarakat dalam upaya mengaktualisasikan rasa jiwa handarbeni terhadap desanya, dan kami selaku mewakili Pemdes Dororejo tentu bersama dengan masyarakat mendukung serta menjaga kearifan budaya leluhur agar tetap terjaga dan dapat dilestarikan kepada anak cucu kita.(AR, Sio)



