Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Dibuka Langsung Kepala Dinas Pendidikan Tulungagung 

Tulungagung273 Dilihat

Tulungagung, Medianasional.id – Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Dinas Pendidikan membuka acara pelaksanaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SD dan SMP tahun 2025.

Acara pembukaan kegiatan O2SN di laksanakan di halaman kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung.

Turut hadir dalam apel pembukaan, sebanyak 57 pendamping official dari jenjang SD dan 5 pendamping dari jenjang SMP. Total atlet yang terlibat terdiri dari 80 siswa SD dan 30 siswa SMP.

Kegiatan apel pembukaan O2SN di buka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung, Rahadi Puspita Bintara, SE., M.Si,.

Dalam sambutannya,Rahadi menekankan pentingnya ajang O2SN sebagai sarana untuk mencetak atlet berprestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Ia meminta para peserta untuk memaksimalkan kesempatan ini dengan serius.

“Kegiatan ini hanya digelar setahun sekali, manfaatkan dengan sungguh-sungguh. Harapannya, dari sini bisa lahir atlet-atlet hebat dari Tulungagung,” ujarnya, Senin (18/05/2025) pagi.

Pembukaan O2SN juga ditandai dengan pengucapan janji peserta dan wasit sebagai bentuk komitmen menjunjung tinggi nilai-nilai sportifitas selama bertanding.

Rahadi juga meminta para pendamping dan pelatih untuk terus memberi motivasi dan bimbingan kepada peserta, sembari mengingatkan pentingnya kejujuran dalam olahraga.

“Ini adalah awal untuk mendidik anak-anak kita menjadi pribadi yang jujur dan sportif,” lanjutnya.

Ia berharap para peserta mempersiapkan diri secara optimal dan menjadikan ajang ini sebagai tantangan untuk mengukur kemampuan diri.

“Berikan yang terbaik,gunakan ajang ini untuk menguji kemampuan dan semoga bisa mewakili Kabupaten Tulungagung ke tingkat provinsi,” pesannya.

Sementara itu, di tempat yang sama,ketua panitia, Wahyu Tejo, dalam laporannya menyebutkan bahwa pelaksanaan O2SN dimulai sejak Rabu, 21 Mei hingga 24 Mei 2025.

Adapun cabang lomba dan lokasi pelaksanaannya sebagai berikut;

Pencak Silat untuk jenjang SD: 35 atlet, di Padepokan SH Terate Kauman (21 Mei), Jenjang SMP: 36 atlet, di SMPN 1 Ngunut (24 Mei)

Karate jenjang SD: 14 atlet, SMP: 16 atlet, di Aula Dinas Pendidikan (21 Mei)

Senam 17 peserta jenjang SD, di Hall Gymnastic Panggungrejo (21 Mei)

GSI (Gala Siswa Indonesia)18 peserta jenjang SMP, di Lapangan Sepak Bola Desa Ngujang (seleksi 6 Mei).

Sementara itu, Indra Eka Styawan, pelatih dari SDN 1 Talun kulon, mengaku membawa dua atlet pencak silat dalam ajang ini, yakni Miftakhul Dava Ananda (putra) dan Liana Latifa (putri), keduanya siswa kelas lima.

“Ini ajang pertama kami. Butuh persiapan yang matang, tapi kami optimis bisa bersaing,” katanya.

Indra menilai O2SN merupakan panggung yang tepat untuk menggali potensi olahraga di tingkat sekolah dasar, termasuk bagi sekolah yang berada jauh dari pusat kota.

“Anak-anak kami punya semangat tinggi. Semoga bisa memberikan hasil terbaik untuk sekolah dan daerah,” pungkasnya.

 

(Arsoni)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses