
Tegal, medianasional.id – Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Jatinegara menggelar kegiatan bagi-bagi masker dan sembako bersama Banom NU, yakni Ansor-Banser, Muslimat, Fatayat, IPNU dan IPPNU. Mereka menyasar ke Desa Wotgalih, Luwijawa, Capar, Argatawang dan Sitail, Ahad (03/05)
Dijelaskan Sekretaris MWC NU Jatinegara, Muhammad Jamroni agenda itu masuk dalam NU Peduli Covid.
“Dalam pencegahan covid-19, Pengurus MWC NU Kecamatan Jatinegara beserta Banom NU, turut peduli terhadap pencegahan covid19. Ini diwujudkn dengan memberikan 1.000 masker dan Pembagian Sembako untuk warga masyarakat desa khususnya warga kurang mampu. Sekaligus untuk mengajak warga mengikuti anjuran pemerintah untuk memakai masker sekaligus sosialisasi pencegahan wabah corona,” ungkapnya (03/05).
Untuk kegiatan itu, Pengurus MWC NU Kecamatan Jatinegara menggalang donasi pengadaan masker dan Sembako, yang diperuntukan untuk pengadaan masker bagi warga masyarakat desa yang dibagikan oleh para kader dari rumah ke rumah untuk mengurangi kerumunan. Para relawan juga menerapkan SOP keamanan saat membagikan masker.
“Pemberian masker bagi warga desa ini merupakan wujud kepedulian Pengurus MWC NU Kecamatan Jatinegara beserta Banom terhadap warga desa, diharapkan masker ini dapat digunakan warga nahdliyyin sebagai langkah antisipatif terpaparnya virus corona,” imbuh Muhammad Jamroni.
Dihubungi terpisah, Ketua Ansor Kecamatan Jatinegara Abdul Aziz, NU melalui Ansor dan Banser, Fatayat dan muslimat, serta IPNU dan IPPNU Kecamatan Jatinegara juga turut berpartisipasi aktif dalam proses sosialisasi dan pencegahan Covid-19. Di antaranya melalui penyemprotan disinfektan di tempat tempat Ibadah, penjagaan portal di setiap ranting.
Abdul Aziz menambahkan, NU dan Banomnnya berkomitmen tinggi membantu masyarakat apalagi saat wabah corona melanda. Menurut dia, masyarakat yang diberikan bantuan dari NU Peduli Covid-19 adalah masyarakat yang tergolong tidak mampu.
“Dalam situasi seperti ini, kami terus memantau masyarakat-masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Dimana saja, dan apa saja yang mereka butuhkan. Kami tidak ingin ada masyarakat yang kelaparan,” pungkasnya.
Kontributor : Tahmid






