IDI Cabang Pemalang Adakan Cukir dengan Pemkab Terkait Penanganan Covid 19

Pemalang376 Dilihat

Pemalang, medianasional.id – Upaya untuk penanganan pasien virus Corona (Covid-19) secara optimal dan maksimal IDI (Ikatan Dokter Indonesia) cabang Pemalang mengadakan CUKIR (Curahan Pikir) dengan  Legislatif dan Eksekutif. Acara dilaksanakan pada hari Senin 4 Mei 2020 bertempat di ruang paripurna Gedung DPRD kabupaten Pemalang.

Dari Legislatif hadir ketua DPRD kabupaten Pemalang, ketua ketua fraksi dan komisi DPRD kabupaten Pemalang. Sedangkan dari Eksekutif H .Tetuko Rahardjo selaku juru bicara Posko Covid 19 kabupaten Pemalang. Serta dari Dinas Kesehatan kabupaten Pemalang.

Dari Curahan Pikiran tersebut disimpulkan oleh ketua DPRD kabupaten Pemalang HM. Agus Sukoco, SIp. MSi bahwa Pemalang paling tinggi diantara kabupaten lain di Pantura yang paling banyak PDP namun belum punya alat yang hebat untuk penanggulangan Covid 19.

Dr.Darmanto SP.PD. ketua IDI cabang Pemalang.

Hal yang sama dikatakan pihak IDI, “kami beserta para dokter dan tenaga medis yang berada di garis depan namun bagaikan pertempuran dengan senjata minim,” kata Dr.Darmanto SP.PD. ketua IDI cabang Pemalang.

Hal yang lain dari DinKes kabupaten Pemalang adanya pemberitaan dari salah satu media cetak di Jateng, tentang hukuman mati bagi penyalahgunaan anggaran Covid 19. Fahmi anggota DPRD kabupaten Pemalang yang juga ketua satgas DPRD kabupaten Pemalang dalam penanggulangan Covid 19 menyoroti tentang stigma masyarakat terkait PDP yang dirawat di rumah sakit. Masyarakat yang mau ke rumah sakit tersebut jadi was was.

Ujianto MR yang akrab di sapa Uut dari Fraksi Golkar mengungkapkan kurangnya kesadaran warga Pemalang yang di perantauan tetap memaksakan mudik dan jumlahnya sangat banyak mencapai 80.000 lebih dan mirisnya pemudik yang lapor ke desa hanya 18 persen.

Uut mengambil kesimpulan tentang sistem penularan virus Corona yang dikatakan Dr.Yuli petugas gugus tugas Covid 19, kalau memang penularan itu akibat Doplet maka mau tidak mau keharusan pakai masker harus digalakan.

Dr. Darmanto SP.PD menghimbau, “kepada teman teman tidak harus menunggu APD dari Pemerintah artinya bisa memakai APD secara mandiri dan saya menghimbau masyarakat agar bisa jaga jarak satu dengan lainnya,” pungkasnya. (URIPTO GD)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses