Pasien PDP Warga Kendalsari meninggal dunia Dimakamkan di Klareyan

Pemalang231 Dilihat

Pemalang, Medianasional.id – Supadi, 47, warga Desa Kendalsari RT.03 RW.02 Kecamatan Petarukan meninggal dunia. Pasien yang didiagnosa sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) + BRPN, SUSP.TB PARU itu dimakamkan di TPU Desa Klareyan Kecamatan Petarukan, Senin (4/5/2020).

Adik korban Winarto menuturkan, almarhum dalam kesehariannya berprofesi sebagai kuli bangunan, dalam waktu tiga bulan tidak bekerja di luar kota. Almarhum memang sering batuk-batuk namun tidak mau berobat atau cek kesehatan. “Kakak saya tetap bekerja sebagai kuli bangunan dan merokok,” ujarnya.

Sebelum di bawa rumah sakit, kata Winarto, almarhum di rawat di rumah sekitar 1 minggu. Adapun yang di rasakan sesak nafas dan sakit pada tenggorokan. Kemudian almarhum masuk RSUD Pemalang Jum’at kemarin, dalam pemeriksaan almarhum di diagnosa PDP, BRPN, SUSP.TB PARU. “Senin (4/5) pukul 06.45 WIB, kakak saya meninggal dunia dan hari ini dimakamkan,” kata Winarto.

Pemakaman almarhum, lanjutnya, dilakukan di TPU Desa Klareyan karena walaupun sudah menjadi warga Desa Kendalsari, almarhum merupakan asli warga Klareyan. “Hasil musyawarah keluarga, korban untuk dimakamkan di Klareyan,” terangnya.

Kepala Desa Klareyan Kecamatan Petarukan Wiharnyo menambahkan, almarhum Supadi memang dimakamkan di TPU Desa Klareyan dengan pengawalan ketat dari petugas baik dari Polsek dan Koramil Petarukan maupun tim medis Puskesmas Klareyan. “Almarhum dimakamkan pukul 13.00 WIB secara protap Covid-19,” jelas Wiharnyo.

Camat Petarukan, Sukisman, MA juga turun langsung dlam proses pemakaman. Camat menghimbau kepada seluruh warga untuk tidak keluar rumah saat proses pemakaman berlangsung.

Kepala Desa Klareyan menyampaikan, almarhum dalam diagnosa merupakan pasien TB Paru. Swab yang baru dilakukan belum diketahui yang bersangkutan positif atau negatif Virus Corona. Namun warga yang memiliki keluarga besar di RT 6 RW 03 Desa Klareyan Kecamatan Petarukan itu dalam proses pemakamannya menggunakan protokoler kesehatan sesuai protap Virus Corona atau Covid-19.

Kepada warga masyarakat agar tetap tenang dan tidak terlalu panik, sebab warga yang meninggal dan dimakamkan belum ada hasil yang menyatakan bahwa yang bersangkutan positif Corona. “Tenang, namun tetap ikuti anjuran pemerintah untuk menerapkan physical distancing dan jaga kebersihan serta selalu memakai masker,” imbaunya.

Reporter : yus

Editor : Drajat

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses