Ambon, Medianasional.id – Wakil Ketua Komisi III DPRD Maluku, Mumin Refra, S.H., dari Fraksi PKB, menegaskan komitmen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam membangun sistem politik modern berbasis teknologi informasi (IT). Dalam sosialisasi hasil Muktamar PKB 2024 yang digelar di lantai 2 Swiss-Belhotel Ambon, Sabtu (15/2), Mumin menekankan bahwa, PKB telah beradaptasi dengan perkembangan zaman guna menciptakan tata kelola partai yang lebih efektif dan efisien.
“PKB telah menyesuaikan diri dengan era digital. Sejak Pemilu 2024, manajemen partai telah berbasis IT, menggantikan sistem manual yang kurang efisien. Ini adalah kebutuhan mutlak dalam era modern,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, tiga poin utama yang menjadi fokus partai. Pertama, modernisasi sistem politik melalui penerapan teknologi digital, memungkinkan pengelolaan data yang lebih akurat dan real-time. Kedua, penguatan konsolidasi internal guna memperluas ekspansi sistem dan sayap organisasi.
“Menghadapi Pemilu 2029, kita tidak boleh tergesa-gesa. Pendataan sudah harus dimulai sekarang agar strategi partai lebih matang,” tegasnya.
Ketiga, Mumin menyoroti pentingnya sosialisasi hasil utama Muktamar PKB 2024 agar seluruh kader memahami perubahan yang diperlukan demi pembenahan internal partai.
Ia juga menyoroti, keberhasilan PKB dalam memanfaatkan teknologi pada Pemilu 2024. Dengan sistem berbasis IT, PKB hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk menyelesaikan pendaftaran di KPU tanpa kendala administrasi.
“PKB memastikan setiap anggota DPRD didampingi oleh operator khusus. Total ada 35 operator yang mendukung 35 anggota DPRD di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota,” jelasnya.
Sebagai partai yang lahir dari Nahdlatul Ulama (NU), PKB tetap berkomitmen menjaga stabilitas nasional dengan pendekatan politik adaptif.
“Kami menghormati pemerintahan yang dipilih rakyat, tetapi tetap melakukan pengawasan kritis dan menawarkan solusi. PKB adalah partai solusi bagi bangsa,” pungkas Mumin.
Dengan visi modern dan strategi berbasis digital, PKB terus berupaya memperkuat perannya sebagai pilar demokrasi yang adaptif dan responsif terhadap perubahan zaman.






