MUI Batang Diskusi, Persiapkan Akhlak dan Moral Masyarakat Adanya KITB

Batang428 Dilihat


BATANG, medianasional.id
Dalam rangka mempersiapkan generasi masyarakat Kabupaten Batang dalam menyambut adanya Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Batang, menggelar Halaqah atau diskusi bertempat di SMK Al Sya’iriyah Desa Plumbon, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, Sabtu (15/01/2022)

Kegiatan dibuka oleh Bupati Batang Wihaji, dengan narasumber dua orang yakni : KH Ubaidilah Shodakoh Ro’is Syuriah PWNU Jateng yang juga pengasuh Ponpes Al Ittqon Semarang, dan Ketua DMI Drs H Musa Ahmad MSi sekaligus Dosen UNU Al Ghozali dari Cilacap,

Dalam kesempatan tersebut, KH Zainul Iroki selaku Ketua MUI Kabupaten Batang menyampaikan, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendiskusikan pembangunan dan kemajuan Kabupaten Batang ke depannya karena adanya kawasan industri besar di timur Batang.

Dengan adanya kawasan industri yang besar nanti tentunya akan ada nilai positif dan negatifnya.

Untuk itu, Ulama hadir mengantisipasi dampak negatif yang akan timbul ditengah masyarakat dengan adanya kawasan tersebut. Dampak negatif seperti akhlak dan moral masyarakat pasti akan terganggu.

Maka dari itu, tugas ulama adalah membenahi dan menanggulangi rusaknya akhlak dan moral tersebut.

Dalam kesempatan membuka acara tersebut, orang nomor satu dipemerintah Kabupaten Batang mengatakan, Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) dari Pemerintah Pusat yang ada di wilayah Kabupaten Batang.

“Pada tahun 2024, KITB sudah mulai beroperasi, targetnya sebanyak 350 ribu tenaga kerja baru Kabupaten Batang akan dipekerjakan di KITB,” terangnya.

Wihaji menyampaikan, tantangan MUI adalah membentuk moral dan akhlak masyarakat Kabupaten Batang agar memiliki konsep yang smart and sustainable (cerdas dan berkelanjutan).

“Semua pembangunan pasti ada dampak negatifnya, ide diskusi ini sangat luar biasa. Tidak hanya menyiapkan fisik dan materi, tetapi spiritual dan religiusitasnya,” ungkapnya.

Orang nomer satu itu berpesan kepada MUI Kabupaten Batang untuk berupaya membantu Pemerintah Daerah dalam menjaga moral dan akhlak masyarakat Kabupaten Batang.

Kegiatan Halaqoh MUI Kabupaten Batang ditutup dengan do’a yang dipimpin oleh Pengasuh Ponpes TPI Al Hidayah Desa Plumbon, Kecamatan Limpung Kabupaten Batang KH Abdul Manaf Syaiir.

#PujiLeksono

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses